HEADLINEPEMKAB BARITO UTARA

Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Pembangunan SDM Barito Utara

214
×

Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Pembangunan SDM Barito Utara

Sebarkan artikel ini

Muara Teweh – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan prioritas penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Lomba Cipta Menu B2SA tingkat kabupaten yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Utara.

“Pentingnya penerapan pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sebagai langkah strategis dalam mewujudkan generasi emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Hj Maya Savitri. baru-baru ini.

Kegiatan lomba yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan bersama TP PKK Barito Utara tersebut menghadirkan para peserta dari seluruh kecamatan. Mereka menampilkan kreativitas menu inovatif berbahan pangan lokal sebagai bentuk komitmen mendukung gerakan diversifikasi pangan.

Baca Juga  NasDem Kalteng Meriahkan HUT Ke-81 RI dengan Beragam Lomba

Dalam kesempatan itu, Hj Maya mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan mengoptimalkan potensi pangan lokal. Menurutnya, ketergantungan pada beras harus dikurangi melalui pemanfaatan bahan pangan yang kaya nutrisi seperti umbi-umbian, jagung, pisang, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan.

Ia juga menekankan bahwa program tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang percepatan penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal. Karena itu, ia meminta peran aktif para kader PKK serta organisasi wanita untuk menjadi pelopor edukasi konsumsi pangan sehat di tengah masyarakat.

“B2SA bukan hanya soal menu makanan, tapi juga gerakan nyata untuk membangun generasi sehat dan kuat. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, kita turut memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga  BPK dan Rescue Karanggan Perkuat Kesiapsiagaan Warga

Menurut Hj Maya, kegiatan semacam ini harus dilakukan secara berkelanjutan, agar masyarakat semakin memahami pentingnya pola makan seimbang dan gizi yang terjaga. Ia menilai kebiasaan konsumsi pangan yang sehat akan memberi dampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa lomba B2SA mampu menjadi wadah edukasi sekal sekaligus inovasi bagi para ibu-ibu di kecamatan, terutama dalam mengembangkan menu keluarga yang lebih variatif dan bernilai gizi tinggi.

Baca Juga  DPRD Barito Utara Kawal Perluasan Water Front City Muara Teweh

Ia berharap langkah ini dapat membentuk gerakan kolektif masyarakat untuk beralih pada pola konsumsi yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan mengangkat nilai ekonomi pangan lokal.

“Mari bersama-sama kita wujudkan masyarakat Barito Utara yang sehat, aktif, dan produktif melalui konsumsi pangan B2SA berbasis sumber daya lokal,” tandas Maya. (Red/Adv)

+ posts