DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

DPRD Kalteng Tekankan Penguatan Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal dan Digitalisasi

19
×

DPRD Kalteng Tekankan Penguatan Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal dan Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi.

PALANGKA RAYA – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa di Kalteng terus menjadi perhatian DPRD.

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, menegaskan pentingnya langkah strategis dan terintegrasi dari pemerintah daerah untuk mendorong potensi lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Menurutnya, desa memiliki peran penting sebagai penopang perekonomian daerah.

Oleh sebab itu, pengembangan usaha berbasis potensi lokal harus diiringi dengan dukungan nyata, baik dari sisi kebijakan, permodalan, maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Penguatan ekonomi desa harus menjadi prioritas. Potensi lokal yang ada perlu dikembangkan secara optimal, didukung dengan akses permodalan dan pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Junaidi, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, berbagai sektor di desa seperti pertanian, kerajinan, dan pariwisata memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan.

Baca Juga  Rehabilitasi RSUD Dinilai Penting Untuk Kenyamanan Pasien Daerah

Bahkan, jika dikelola dengan baik, produk-produk tersebut dinilai mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Namun demikian, Junaidi menilai masih diperlukan peningkatan kualitas, terutama dalam hal pengemasan dan pemasaran.

Ia mencontohkan anyaman rotan dari Kahayan Kuala dan kopi robusta dari Bukit Santuai yang telah memiliki potensi besar, tetapi masih membutuhkan sentuhan inovasi agar lebih kompetitif.

“Produk-produk unggulan kita sebenarnya sudah punya pasar. Tinggal bagaimana meningkatkan kualitas, memperbaiki kemasan, dan memperluas jangkauan pemasaran agar mampu bersaing,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pemasaran produk desa.

Digitalisasi dinilai dapat membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha di tingkat desa.

Baca Juga  Pemko Palangka Raya Dukung Peningkatan Prestasi Atlet Binaraga Daerah

Junaidi mendorong agar pelatihan yang diberikan kepada masyarakat tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.

Pelatihan seperti branding produk, pemasaran digital, serta manajemen usaha dinilai sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM desa.

“Kita harus memastikan pelatihan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan bisa langsung diterapkan. Pendampingan juga penting agar usaha yang dijalankan bisa berkembang secara berkelanjutan,” tegasnya.

Di sisi lain, ia menekankan bahwa akses permodalan menjadi salah satu faktor krusial dalam pengembangan usaha desa.

Untuk itu, DPRD mendorong adanya skema pembiayaan melalui dana bergulir dengan bunga ringan atau tanpa bunga, sehingga lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

Menurutnya, banyak potensi usaha di desa yang belum berkembang optimal karena keterbatasan modal dan minimnya dukungan teknis.

Baca Juga  OJK dan Pemprov Kalteng Perkuat Ekosistem Buah Naga Lewat FGD PED 2026

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan.

“Dengan dukungan yang tepat, saya optimistis ekonomi desa di Kalteng bisa tumbuh lebih kuat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah,” pungkasnya. (dd)​

+ posts