AKADEMIKAHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

UPR Dampingi Kelompok Tuwung Kembangkan Pemasaran Digital

11
×

UPR Dampingi Kelompok Tuwung Kembangkan Pemasaran Digital

Sebarkan artikel ini

PULANG PISAU – Universitas Palangka Raya (UPR) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (FPKP), melaksanakan program pemberdayaan kelompok usaha di Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan bertajuk “Pengembangan Pemasaran Digital pada Kelompok Usaha di Desa Tuwung” tersebut bertujuan memperluas jangkauan pemasaran produk lokal dengan mengoptimalkan pemanfaatan platform digital.

Pelatihan berlangsung di Gedung Sanggar Seni Desa Tuwung pada Rabu (7/10/2026), dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas perwakilan kelompok usaha, aparatur desa, serta dosen dan mahasiswa Program Studi Agribisnis UPR. Para peserta berasal dari kelompok usaha madu kelulut, kerajinan rotan, peternakan, dan budidaya jamu yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pemasaran yang lebih luas.

Ketua Tim PkM, Tri Yuliana Eka Sintha, S.P., M.Sc., menjelaskan bahwa keterbatasan akses pasar di luar daerah masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi pelaku usaha Desa Tuwung dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan jangkauan penjualan produk mereka.

Baca Juga  Sekda Kalteng: Dukungan Pusat Diperkuat, Penanganan Karhutla di Lahan Gambut Jadi Perhatian

“Desa Tuwung memiliki komoditas unggulan yang potensial, tetapi pemasarannya masih bertumpu pada pembeli di sekitar wilayah setempat. Melalui kegiatan ini, kami mendampingi masyarakat agar memahami pentingnya pemasaran digital serta lebih terampil memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi mandiri yang hemat biaya dan memiliki jangkauan luas,” ujarnya, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pendampingan UPR terhadap masyarakat desa dalam meningkatkan kemampuan pemasaran produk lokal. Desa Tuwung sendiri merupakan desa binaan yang telah menjalin kerja sama dengan FPKP UPR, sehingga program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan usaha berbasis potensi desa.

Kepala Desa Tuwung, David Faisal Anderson, mengapresiasi inisiatif Tim PkM Agribisnis UPR yang memberikan pelatihan kepada kelompok usaha di wilayahnya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas pemasaran produk lokal dan meningkatkan peluang pengembangan ekonomi warga.

Baca Juga  16 Paket Diduga Sabu dan Uang Rp5 Juta Disita, Pria di Kereng Bangkirai Diamankan Polisi

Materi pelatihan disampaikan oleh tenaga pendidik Program Studi Agribisnis UPR, Aswan Adi, S.P., M.Si. Penyampaian materi dirancang secara praktis agar mudah dipahami peserta, termasuk masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital untuk kegiatan usaha dan pemasaran produk.

Peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya pemasaran digital, sekaligus pendampingan dalam membuat dan mengelola akun Facebook, Instagram, serta toko daring di platform Shopee.

Pelatihan tersebut juga mencakup pemanfaatan WhatsApp Business yang diintegrasikan dengan berbagai platform digital untuk mendukung komunikasi dengan pelanggan dan memudahkan transaksi secara langsung.

Melalui praktik tersebut, kelompok usaha di Desa Tuwung diharapkan dapat memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli yang lebih luas.

Penggunaan berbagai platform secara terpadu juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengelola promosi secara mandiri, membangun komunikasi dengan pelanggan, serta meningkatkan kemudahan dalam melayani permintaan produk.

Program pengabdian ditutup dengan praktik pembuatan akun bisnis dan diskusi langsung mengenai penerapan pemasaran digital dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Baca Juga  Cegah Pokir Jadi Celah Penyimpangan, Sekda dan Ketua DPRD Kalteng Perkuat Pengawasan

Tim PkM turut merencanakan pemantauan secara berkala untuk melihat perkembangan penerapan materi pelatihan sekaligus membantu mitra mengatasi kendala yang mungkin muncul selama proses pemasaran digital berlangsung.

Pendampingan tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan bagi kelompok usaha Desa Tuwung untuk mengembangkan pemasaran produk berbasis teknologi.

Dengan keterampilan digital yang semakin baik dan dukungan pendampingan dari UPR, pelaku usaha setempat diharapkan mampu memperluas akses pasar, memperkenalkan potensi unggulan desa, serta membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat. (Red/Adv)

+ posts