DPRD BARITO UTARAHEADLINE

Penguatan Puskesmas Desa Jadi Fokus Pengawasan DPRD Barito Utara

101
×

Penguatan Puskesmas Desa Jadi Fokus Pengawasan DPRD Barito Utara

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Asran.

MUARA TEWEH – Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Asran, menegaskan pentingnya perbaikan dan penguatan puskesmas desa untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di wilayah perdesaan. Ia menyampaikan bahwa kondisi puskesmas di sejumlah desa masih memerlukan perhatian serius.

Menurutnya, masih terdapat kekurangan tenaga medis, peralatan kesehatan yang terbatas, hingga stok obat yang belum mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.

Baca Juga  Selama Perjalanan Mudik, BPJS Palangka Raya Ingatkan Pemudik Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan  

“Kita harus memastikan puskesmas desa memiliki tenaga medis yang cukup dan peralatan yang memadai agar pelayanan kesehatan berjalan maksimal,” ujar H. Asran, baru-baru ini.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas kesehatan yang tersedia di seluruh desa, termasuk menilai kelayakan sarana, prasarana, dan tenaga medis yang bertugas.

“Kita harus memastikan setiap puskesmas memiliki sarana dan prasarana yang sesuai standar, serta tenaga medis yang siap melayani masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Bank Indonesia Nilai Mini Championship TP2DD Perkuat Transformasi Digital

H. Asran juga menilai bahwa pemerataan tenaga kesehatan merupakan kebutuhan mendesak agar pelayanan di desa tidak tertinggal dibandingkan wilayah kota.

“Kami mendorong pemerintah untuk memberikan insentif lebih bagi tenaga kesehatan yang bertugas di desa, agar mereka merasa lebih nyaman dan termotivasi dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Baca Juga  DPRD Kalteng Usulkan Pembentukan BUMD Pertambangan untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Ia berharap pemerintah daerah melakukan langkah konkret dan terukur untuk memperbaiki layanan puskesmas desa secara menyeluruh.

“DPRD akan terus mengawal dan memastikan anggaran kesehatan digunakan dengan baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di desa,” tandas Asran. (Red/Adv)