EKONOMI & BISNISHEADLINEPEMKAB BARITO TIMUR

Pelatihan Finansial Tingkatkan Produktivitas Karyawan Barito Timur

254
×

Pelatihan Finansial Tingkatkan Produktivitas Karyawan Barito Timur

Sebarkan artikel ini

TAMIANG LAYANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah kembali menghadirkan program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang dikhususkan untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan karyawan perusahaan di Kabupaten Barito Timur.

Diselenggarakan bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Bank Indonesia, PT BPD Kalimantan Tengah, serta PT Jasa Raharja, kegiatan ini mengusung tujuan edukasi inklusif terhadap produk dan layanan keuangan serta bahayanya investasi dan pinjaman ilegal.

Kepala OJK Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, dalam sambutannya menyampaikan bahwa literasi finansial mendorong karyawan agar mampu menyusun anggaran, merencanakan kebutuhan jangka panjang, serta membedakan keperluan dan keinginan. “Dengan literasi keuangan yang baik, karyawan tidak hanya meningkatkan kualitas hidupnya, tetapi juga turut menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan stabil,” ungkap Primandanu, Kamis (10/07/2025).

Baca Juga  Dishub Kalteng Proyeksikan Peningkatan Mobilitas Mudik Hingga Tiga Puluh Persen

Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap produk keuangan digital, termasuk risiko pinjaman online ilegal dan investasi bodong yang marak terjadi akhir-akhir ini.

Sementara itu, Bupati Barito Timur, M. Yamin, menyambut baik pelaksanaan GENCARKAN sebagai kegiatan strategis untuk mengedukasi masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga  Pecahkan Rekor MURI, 11 Jam Live TikTok Bareng Indosat  Tanpa Putus Dave Hendrik Iwet Ramadhan Livestream Mudik 

“Kegiatan ini merupakan sinergi yang sangat baik untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat dapat mengelola dananya melalui lembaga jasa keuangan formal dengan baik,” tutur Yamin.

Acara dilanjutkan dengan paparan dari OJK mengenai karakteristik produk keuangan legal dan ciri-ciri investasi ilegal, serta tips waspada terhadap penipuan.

Bank Indonesia memberikan materi Cinta Paham Rupiah serta demonstrasi penggunaan QRIS untuk mendukung transaksi aman tanpa tunai.

PT BPD Kalimantan Tengah menjelaskan layanan perbankan digital, keuntungan menabung, dan akses kredit yang memadai bagi karyawan.

Baca Juga  Armada Minta Layanan Samsat Diperluas hingga Desa untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak

PT Jasa Raharja memaparkan manfaat jaminan sosial untuk pekerja yang terkait risiko kecelakaan, serta proses klaimnya.

Ditutup dengan forum tanya jawab sengit, peserta mengajukan banyak pertanyaan tentang pengelolaan anggaran, pemanfaatan QRIS, dan cara membedakan investasi legal versus ilegal.

“Program ini diharapkan mencetak pekerja yang cerdas finansial dan produktif,” tandas Primandanu. (Red/Adv)