EKONOMI & BISNISHEADLINEKARHUTLAKESEHATANNASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Kualitas Udara Memburuk, PWI Kalteng Minta Wartawan Waspada

16
×

Kualitas Udara Memburuk, PWI Kalteng Minta Wartawan Waspada

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengeluarkan imbauan kepada seluruh anggotanya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap yang semakin parah dan memburuknya kualitas udara di Kota Palangka Raya serta sejumlah wilayah Kalteng. Imbauan tersebut diterbitkan sebagai langkah perlindungan bagi wartawan yang tetap menjalankan tugas jurnalistik di tengah kondisi udara yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Ketua PWI Kalteng M Zainal mengatakan, perkembangan kondisi kabut asap dalam beberapa minggu terakhir perlu mendapat perhatian serius karena berisiko terhadap kesehatan masyarakat, termasuk para jurnalis yang kerap melakukan peliputan di luar ruangan.

“Kondisi yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir bisa dikatakan Kalteng dalam kondisi darurat. Sebab, semakin hari kondisi kabut asap dan kualitas udara semakin memburuk serta sangat membahayakan kesehatan warga. Ini yang mendasari kami mengeluarkan imbauan kepada seluruh anggota PWI di Kalteng,” tutur Zainal di Sekretariat PWI Kalteng, Kamis (15/10/2026).

Imbauan tertulis yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris PWI Kalteng pada 15 Oktober 2026 tersebut ditujukan kepada seluruh anggota biasa dan anggota muda PWI Kalteng. Dalam surat itu, para wartawan diminta memperhatikan keselamatan diri ketika melakukan peliputan di tengah kabut asap, terutama saat menjalankan aktivitas jurnalistik di kawasan terbuka yang berisiko terpapar partikel asap secara langsung.

Baca Juga  Sunarti Minta Pengelolaan Hibah dan Bansos di Kalteng Lebih Transparan, Tepat Sasaran, dan Bebas Masalah Administrasi

Zainal menegaskan, penggunaan alat pelindung pernapasan menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko paparan asap selama bertugas. “Kami mengimbau seluruh anggota PWI Kalteng yang melakukan aktivitas jurnalistik di luar ruangan agar menggunakan masker standar N95 atau masker medis rangkap dua untuk mengurangi risiko paparan partikel asap,” ujarnya.

Selain menggunakan masker, wartawan juga diminta menjaga kondisi tubuh agar tetap prima selama menjalankan tugas. Aktivitas peliputan yang berlangsung di tengah kualitas udara buruk perlu diimbangi dengan pola hidup sehat, termasuk mencukupi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan secara teratur, serta memberikan waktu istirahat yang memadai ketika tubuh mulai mengalami kelelahan.

Pria yang juga menjabat Ketua Harian DAD Katingan tersebut menambahkan, anggota PWI perlu memperhatikan asupan vitamin untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. “Kami juga meminta kepada seluruh anggota PWI di Kalteng agar menjaga kondisi fisik, cukup minum air mineral, makan teratur, dan beristirahat apabila mengalami kelelahan,” imbuhnya.

Baca Juga  Bantuan Masker dan Sumur Bor Perkuat Penanganan Karhutla

PWI Kalteng turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri selama beraktivitas di tengah kabut asap. Wartawan disarankan mencuci tangan sebelum makan dan minum agar debu maupun partikel yang menempel pada tangan tidak ikut masuk ke dalam tubuh. Langkah sederhana tersebut diharapkan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, khususnya bagi jurnalis yang banyak beraktivitas di lapangan.

Apabila mengalami keluhan kesehatan saat bertugas, wartawan diminta tidak mengabaikan gejala yang muncul dan segera mengambil langkah untuk melindungi diri.

 “Apabila saat melakukan tugas jurnalistik merasa pusing dan sesak napas, segera manfaatkan fasilitas Rumah Oksigen untuk menjaga kadar oksigen dalam tubuh. Terlebih, saat ini terdapat banyak Rumah Oksigen yang tersebar di wilayah Kalteng,” ungkap Zainal.

Baca Juga  Cegah Pokir Jadi Celah Penyimpangan, Sekda dan Ketua DPRD Kalteng Perkuat Pengawasan

Keberadaan Rumah Oksigen di sejumlah wilayah Kalteng diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan pernapasan ketika menghadapi dampak kabut asap. Meski demikian, wartawan tetap perlu mengutamakan pencegahan dengan mengurangi paparan asap, menggunakan masker yang sesuai, serta menghentikan sementara aktivitas di luar ruangan apabila kondisi fisik tidak memungkinkan untuk melanjutkan peliputan.

Melalui imbauan tersebut, PWI Kalteng menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan wartawan harus menjadi perhatian utama di tengah memburuknya kualitas udara.

Pelaksanaan tugas jurnalistik tetap penting untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi harus diimbangi langkah perlindungan diri agar para jurnalis dapat menjalankan profesinya secara aman dan bertanggung jawab. (Red/Adv)

+ posts