HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Cuaca Ekstrem, Disdamkarmat Perkuat Mitigasi dan Layanan Cepat Tanggap

134
×

Cuaca Ekstrem, Disdamkarmat Perkuat Mitigasi dan Layanan Cepat Tanggap

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Petugas Disdamkarmat melakukan pemangkasan pohon di kawasan kota Palangka Raya.

PALANGKARAYA – Menghadapi cuaca ekstrem yang melanda beberapa hari terakhir, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya meningkatkan kesiapsiagaan dan layanan cepat tanggap di sejumlah titik rawan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bencana lingkungan seperti pohon tumbang dan gangguan fasilitas umum.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar, papan reklame, maupun tiang listrik saat hujan deras dan angin kencang,” ujar Koordinator Lapangan Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Sucipto, baru-baru ini.

Baca Juga  RKPD 2027 Kalteng Difokuskan pada Pertumbuhan Berkualitas dan Penguatan Tata Kelola

Ia menuturkan, banyak kejadian berawal dari kelalaian kecil yang dapat dihindari bila masyarakat lebih sigap dan waspada.

Sucipto juga meminta warga aktif melaporkan jika menemukan pohon berisiko tumbang.
“Laporan bisa disampaikan melalui layanan darurat 112 atau langsung ke Posko Disdamkarmat Kota Palangka Raya. Tim kami siap turun ke lapangan,” jelasnya.

Baca Juga  28 Mahasiswa FISIP UPR Berprestasi Launching Buku Inspiratif 

Menurutnya, koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar penanganan di lapangan dapat lebih cepat dan efektif.

Disdamkarmat juga melakukan patroli rutin dan pemangkasan pohon besar yang dinilai membahayakan warga sekitar. Langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga  Legislator Nilai Pemangkasan APBD 2026 Berisiko Perlambat Pemerataan Pembangunan di Kalteng

“Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mitigasi bencana. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi kita semua,” tegasnya.

Sucipto menambahkan, kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap lingkungan akan memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Lebih baik kita mencegah sejak dini daripada menyesal setelah terjadi insiden,” tandas Sucipto. (Red/Adv)