HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Palangka Raya Fokus Perluas Implementasi Transaksi Digital Modern

163
×

Palangka Raya Fokus Perluas Implementasi Transaksi Digital Modern

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini.

PALANGKA RAYA – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengungkapkan pentingnya penerapan digitalisasi pada sektor ekonomi masyarakat sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman yang semakin dinamis.

“Contohnya dalam transaksi jual beli di pasar, maka sistem digitalisasi sangat penting dan diperlukan sebagai saya dukung,” tegasnya, belum lama ini.

Ia menuturkan, langkah ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat melalui pemanfaatan teknologi.

Zaini menambahkan, Pemko Palangka Raya bersama Bank Indonesia serta Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya sudah menggelar rapat koordinasi membahas strategi bersama mendorong akselerasi ekonomi.

Baca Juga  BPK Serahkan LHP Semester II 2025, Pemprov Kalteng Diminta Optimalkan Pajak dan Kualitas Belanja

“Dalam rakor itu salah satu yang ditekankan adalah bagaimana transaksi digital bisa optimal diterapkan. Contohnya penggunaan QRIS, kita ingin menerapkan maksimal salah satunya di Pasar Mendawai yang akan direvitalisasi menjadi pasar modern,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sistem QRIS sudah mulai terlihat penerapannya pada sejumlah aktivitas masyarakat, mulai dari UMKM hingga pameran yang digelar di Palangka Raya.

Menurut Zaini, penggunaan pembayaran digital bukan sekadar tren, tetapi telah terbukti membantu kelancaran transaksi ekonomi karena lebih praktis dan aman.

Masyarakat juga semakin merasakan keuntungan dari sisi efisiensi, di mana mereka tidak lagi khawatir terkait uang kembalian atau keterbatasan uang tunai.

Baca Juga  Kepuasan Publik Capai 97,8 Persen, Program Pendidikan Huma Betang Dinilai Berhasil Dorong Mutu Sekolah di Kalteng

Selain itu, pelaku usaha dinilai lebih mudah dalam mengelola transaksi harian sehingga dapat fokus pada pengembangan usaha.

“Kami berharap penerapan transaksi digital bisa meluas hingga ke seluruh sektor, agar perekonomian daerah lebih kokoh dan berdaya saing,” tandas Zaini. (Red/Adv)

+ posts