HEADLINEPEMKAB PULANG PISAUPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Edy Pratowo Salurkan Bantuan Pangan dan KHBS Tahap II untuk Warga Pulang Pisau

18
×

Edy Pratowo Salurkan Bantuan Pangan dan KHBS Tahap II untuk Warga Pulang Pisau

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Pemprov Kalteng terus memperkuat upaya membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di tengah kondisi kabut asap dan cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah.

Melalui kunjungan kerja ke Kabupaten Pulang Pisau, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyalurkan bantuan pangan, Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) tahap II, air bersih, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026) di Halaman Kantor Kecamatan Kahayan Kuala dan Kantor Desa Talio Muara.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta, Nunu Andriani Edy Pratowo, serta sejumlah pejabat terkait. Masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan dan tertib saat menerima pelayanan yang disediakan pemerintah.

Edy Pratowo mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemprov Kalteng bersama pemerintah kabupaten terhadap masyarakat yang menghadapi dampak Karhutla dan kabut asap. Pemerintah berupaya memastikan program bantuan sosial tetap berjalan agar kebutuhan warga dapat terpenuhi di tengah situasi yang cukup berat.

“Melihat kondisi sekarang ini, Pemprov bekerja sama dengan pemerintah kabupaten se-Kalteng memberikan bantuan dan berempati kepada masyarakat yang terdampak kabut asap,” kata Edy saat menyampaikan sambutan di hadapan masyarakat.

Ia menegaskan, penyaluran bantuan pangan dan KHBS akan terus dilaksanakan selama kondisi Karhutla masih berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Sunarti Minta Pengelolaan Hibah dan Bansos di Kalteng Lebih Transparan, Tepat Sasaran, dan Bebas Masalah Administrasi

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program pasar murah, distribusi air bersih, serta pemeriksaan kesehatan gratis untuk membantu meringankan beban warga.

“Pokoknya selama Karhutla ini program jalan terus. KHBS, bantuan pangan, pasar murah untuk meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Dalam penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Kahayan Kuala, Pemprov Kalteng menyiapkan sebanyak 1.000 paket bahan pangan yang akan disalurkan secara bertahap.

Pada tahap awal, sebanyak 500 paket dibagikan kepada masyarakat. Setiap paket berisi beras, minyak goreng, dan gula yang diberikan secara gratis.

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyalurkan KHBS tahap II dengan nilai bantuan sebesar Rp250 ribu bagi setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Di Kecamatan Kahayan Kuala tercatat sebanyak 2.043 KPM. Dari jumlah itu, sebanyak 707 KPM telah melakukan transaksi, sedangkan 1.336 KPM lainnya belum bertransaksi.

Sementara itu, di Kecamatan Pandih Batu terdapat 1.378 KPM penerima KHBS. Sebanyak 127 KPM telah melakukan transaksi, sedangkan 1.251 KPM lainnya belum melakukan transaksi.

Kepala Dinas Sosial Kalteng Ahmad Husain menjelaskan, penyaluran KHBS tersebut disertai dengan pelayanan tambahan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah turut menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan menyalurkan air bersih bagi warga yang membutuhkan.

Baca Juga  Kualitas Udara Memburuk, PWI Kalteng Minta Wartawan Waspada

Pelayanan kesehatan gratis di wilayah Talio Muara dilaksanakan melalui kerja sama dengan Puskesmas Pangkoh. Layanan ini diharapkan membantu masyarakat menjaga kondisi kesehatan, terutama ketika kualitas udara terganggu akibat kabut asap.

Di tengah kondisi cuaca panas dan ancaman Karhutla, Edy juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di lahan maupun di lingkungan rumah.

Ia meminta warga memperhatikan penggunaan peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu api, seperti setrika dan kompor.

“Waspada ya, Bapak dan Ibu. Mari kita menjaga. Hal-hal kecil di rumah seperti setrika ataupun kompor harus diperhatikan,” pesannya.

Edy menjelaskan, kondisi Karhutla tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena berlangsung bersamaan dengan fenomena El Niño yang memicu cuaca lebih panas dan kering.

Berdasarkan perkiraan BMKG yang disampaikannya, dampak El Niño diperkirakan masih berlanjut hingga 2027, sementara musim hujan di Kalteng diprediksi mulai membawa hujan pada November.

Karena itu, masyarakat diminta tidak lengah dan tetap menjaga kesehatan selama kabut asap masih terjadi. Warga juga diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi risiko paparan partikel asap yang tidak terlihat oleh mata.

Baca Juga  Junaidi Dorong Karhutla Kalteng Naik Status Bencana Nasional, Dampak Asap hingga Ekonomi Jadi Sorotan

“Kami berharap Ibu dan Bapak semua tetap waspada. Kalau keluar rumah, gunakan masker karena kita tidak tahu asap itu membawa partikel-partikel yang tidak bisa kita lihat dengan kasatmata,” tuturnya.

Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.

Ia berharap dukungan melalui bantuan pangan, KHBS, pelayanan kesehatan, dan distribusi air bersih dapat membantu warga menghadapi dampak Karhutla sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pulang Pisau, saya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur atas bantuannya, terutama bantuan pangan dan KHBS ini,” pungkasnya. (adv)​

+ posts