HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Agustiar Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan

15
×

Agustiar Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng terus memperkuat langkah perlindungan dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan. Upaya itu dilakukan dengan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok sekaligus layanan pendukung kesehatan bagi warga yang berada di wilayah terdampak.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran hadir langsung dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat di Kota Palangka Raya, Senin (28/9/2026).

Kehadiran Gubernur menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan dapat diterima warga yang membutuhkan di tengah kondisi kekeringan dan Karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pangan berupa beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Paket bantuan itu ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang menghadapi dampak kondisi lingkungan akibat kekeringan dan Karhutla.

Selain bantuan pangan, masyarakat yang telah melalui proses verifikasi dan validasi data mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp250 ribu melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Pemprov Kalteng juga menyalurkan masker, multivitamin, serta kudapan bergizi sebagai dukungan untuk menjaga kondisi kesehatan warga.

Baca Juga  Model Literasi Finansial UPR Perkuat Wirausaha Masyarakat Puntun

Penyaluran bantuan dilakukan di tiga kelurahan di Kota Palangka Raya. Lokasi yang menjadi titik distribusi yakni Kelurahan Kereng Bangkirai di SMKN 5 Jalan Manduhara, Kelurahan Langkai di Kompleks Marina Permai, dan Kelurahan Pahandut di Pelabuhan Rambang.

Rangkaian bantuan itu menjadi bagian dari penanganan dampak Karhutla dan kekeringan yang tidak hanya berkaitan dengan kondisi lingkungan, tetapi juga menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat. Keterbatasan air, gangguan kualitas udara akibat asap, hingga potensi terganggunya aktivitas warga menjadi perhatian pemerintah dalam memberikan pelayanan di lapangan.

Agustiar menegaskan Pemprov Kalteng akan terus berupaya menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat selama menghadapi kondisi kekeringan dan Karhutla.

“Kami berupaya untuk terus memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi kekeringan dan Karhutla ini,” ujar Gubernur.

Untuk memperluas dukungan kepada masyarakat, Pemprov Kalteng juga menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Layanan ini dapat dimanfaatkan warga untuk memeriksa kondisi kesehatan, terutama mereka yang merasakan dampak dari situasi lingkungan selama musim kering dan munculnya Karhutla.

Baca Juga  Agustiar Sabran Tekankan Akhlak Rasulullah dan Persatuan dalam Hadapi Karhutla di Kalteng

Selain pelayanan kesehatan, pemerintah menyiapkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air. Rumah oksigen juga disediakan di berbagai lokasi strategis yang mudah dijangkau masyarakat dan dapat dimanfaatkan secara gratis.

Pemprov Kalteng turut menyediakan sumur bor yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari warga. Sumber air itu juga dapat mendukung penanganan Karhutla, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air untuk upaya pemadaman di lapangan.

Agustiar mengajak masyarakat yang masih membutuhkan bantuan agar menyampaikan kebutuhannya melalui kanal Lapor Pak Gub. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu pemerintah mengetahui kondisi lapangan secara lebih cepat, sekaligus menjadi bahan tindak lanjut bagi perangkat daerah dan jajaran terkait.

Ia juga meminta para lurah bersama jajaran terkait aktif melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak namun belum tercatat sebagai penerima bantuan. Pendataan yang dilakukan secara cermat diperlukan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran sesuai kondisi masyarakat di lapangan.

Baca Juga  Presiden Libatkan Akademisi UPR Susun Tata Kelola Gambut

Langkah ini sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi dampak Karhutla serta kekeringan. Selain penanganan di lapangan, partisipasi warga juga diperlukan dengan menyampaikan informasi apabila terdapat kondisi yang membutuhkan perhatian dan bantuan pemerintah.

Pemprov Kalteng memastikan dukungan kepada masyarakat akan terus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan dasar, kesehatan, ketersediaan air bersih, serta keselamatan warga. Penanganan dampak Karhutla dan kekeringan pun diupayakan berjalan secara terpadu melalui keterlibatan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. (adv)​

+ posts