MUARA TEWEH – Pelaksanaan Training ESQ “Manusia Digital 1.0.1” bagi jajaran pimpinan Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Barito Utara, H. Nurul Anwar. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur pemerintahan.
Pelatihan yang digelar di Menara 165 tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membentuk aparatur yang tangguh, berintegritas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
H. Nurul Anwar menyampaikan penghargaan atas inisiatif Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan yang dinilai memiliki visi kuat dalam pembangunan SDM.
“Ini merupakan langkah strategis dan visioner yang patut diapresiasi. Pembangunan daerah dimulai dari pembangunan sumber daya manusia (SDM)-nya, khususnya para pemimpin dan pelaksananya. Pelatihan yang mengintegrasikan kekuatan spiritual, karakter, dan adaptasi digital ini sangat tepat sebagai fondasi,” ujarnya, Baru-baru ini.
Ia menilai, pembangunan karakter aparatur menjadi faktor utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada pelayanan publik.
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Barito Utara menekankan bahwa keberhasilan program pembangunan daerah sangat bergantung pada mentalitas serta komitmen para aparatur sebagai pelaksana kebijakan.
“Kita ingin mencetak pemimpin yang nol dendam, nol ego, tapi infinity dalam melayani masyarakat,” tegas Bupati.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan.
Konsep “Manusia Digital 1.0.1” yang disampaikan oleh motivator Ary Ginanjar menitikberatkan pada pembentukan karakter yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak tanpa meninggalkan nilai spiritual.
Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk memegang teguh tujuh nilai utama, yakni jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerja sama, adil, dan peduli.
Menanggapi hal tersebut, H. Nurul Anwar menilai pendekatan yang menggabungkan aspek spiritual, karakter, dan teknologi digital sangat relevan dengan kebutuhan saat ini.
“Pembangunan karakter dan komitmen pelayanan seperti ini adalah modal dasar yang kuat. Ketika aparatur memiliki integritas dan hati yang bersih, percepatan pelayanan publik dan pembangunan daerah akan lebih mudah diwujudkan,” jelasnya.
Ia berharap seluruh peserta pelatihan dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Dengan penerapan yang berkelanjutan, diharapkan dapat mendorong terwujudnya Barito Utara yang maju dan sejahtera,” tutupnya.
Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah bersama DPRD optimistis kualitas SDM aparatur akan semakin meningkat, sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih optimal di Kabupaten Barito Utara. (Red/Adv)









