HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Fairid Ajak UMKM Kuliner Kembangkan Cita Rasa Khas Daerah

77
×

Fairid Ajak UMKM Kuliner Kembangkan Cita Rasa Khas Daerah

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengajak pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di sektor kuliner untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi produk agar kuliner khas daerah semakin dikenal luas.

“Sektor kuliner lokal adalah sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Kami ingin mereka bisa tumbuh lebih kuat melalui pembinaan, inovasi, dan promosi agar kuliner khas Palangka Raya semakin dikenal luas,” ucap Fairid, baru-baru ini.

Menurutnya, penguatan sektor kuliner tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga warisan budaya lokal. Kuliner khas adalah identitas yang perlu dipertahankan sekaligus dikembangkan agar bernilai ekonomi tinggi.

Sebagai sektor yang menyerap banyak tenaga kerja, Fairid menilai pelaku usaha kuliner harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia menegaskan pentingnya pelatihan dan pendampingan agar para pelaku UMKM bisa bersaing di pasar modern.

Baca Juga  Reses di DPMPTSP Kalteng, DPD RI Inventarisasi Kendala Implementasi UU HPP di Daerah

“Karena itu kami akan membuka ruang dialog, agar pemerintah dan pelaku usaha bisa saling memahami kebutuhan di lapangan. Dengan begitu, kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada pelaku usaha kecil,” lanjutnya.

Wali Kota muda ini juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan mutu pelayanan. Ia menilai dua hal itu menjadi penentu utama keberhasilan usaha di tengah meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kualitas dan higienitas.

“Cita rasa khas kuliner daerah adalah peluang ekonomi yang besar. Kalau dikembangkan dengan serius, ini bisa menjadi kekuatan ekonomi baru bagi Palangka Raya,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Kalteng Desak Perbaikan Jalan Nasional Tamiang–Ampah yang Rusak Parah

Fairid mencontohkan, usaha kuliner kini bisa memperluas pemasaran melalui kerja sama dengan swalayan dan pusat perbelanjaan. Menurutnya, hal ini membuka ruang lebih besar bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

“Tentunya harus disertai peningkatan mutu produk serta memperluas pemasaran, agar mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kalau semua pelaku usaha mau berinovasi dan berkolaborasi, kuliner Palangka Raya akan semakin mendunia,” tandas Fairid. (Red/Adv)

Baca Juga  Jelang Dibuka untuk Umum, Dishub Kalteng Simulasikan Parkir di Basement RTH Bundaran Besar
+ posts