HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Diskominfo Pilih Bukit Tunggal Sebagai Contoh Layanan WAKREN

109
×

Diskominfo Pilih Bukit Tunggal Sebagai Contoh Layanan WAKREN

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah.

PALANGKARAYA – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya menetapkan Kelurahan Bukit Tunggal sebagai lokasi percontohan implementasi layanan digital WAKREN, WhatsApp Kelurahan untuk Respon Informasi dan Perizinan yang Efisien dan Nyaman, Senin (27/10/2025) kemarin.

Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah, menegaskan bahwa penunjukan Bukit Tunggal dilakukan berdasarkan kesiapan sumber daya manusia, sarana pendukung, serta antusiasme warga terhadap digitalisasi pelayanan publik.

“Kelurahan Bukit Tunggal kami tetapkan sebagai pilot project karena memiliki kesiapan terbaik dalam hal SDM dan infrastruktur, serta dukungan masyarakat yang kuat. Kami ingin memastikan sistem ini benar-benar berjalan efektif sebelum diimplementasikan secara luas,” ujarnya.

Baca Juga  Hadiri Kenal Pamit Wakapolda Kalteng, Edy Pratowo Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Ia menjelaskan, program WAKREN akan diujicobakan terlebih dahulu di wilayah tersebut untuk memastikan efektivitas sistem sebelum diterapkan ke seluruh kelurahan di Kota Palangka Raya.

Sebelumnya, Diskominfo telah melaksanakan dua kali sosialisasi, yakni pada 30 Juli dan 25 September 2025, melibatkan unsur kelurahan, ketua RT, dan masyarakat.

Saipullah menambahkan, pihaknya juga ingin agar aparatur kelurahan dapat menjadi penggerak utama perubahan digital di lingkungan kerja mereka.

“Kami ingin para aparatur di kelurahan menjadi ujung tombak dalam mengenalkan sistem ini. Dengan kerja sama yang baik, kami yakin masyarakat akan lebih cepat beradaptasi,” ucapnya.

Baca Juga  Akses Jalan Jadi Sorotan, DPRD Kalteng Dorong Pembangunan Infrastruktur di Gumas

Setelah tahap uji coba selesai, Diskominfo akan melakukan evaluasi dan penyempurnaan sistem agar hasilnya optimal.

Langkah ini diharapkan menjadi tonggak menuju pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

“Harapan kami, aplikasi ini dapat menjadi model pelayanan publik digital yang efektif, efisien, dan transparan bagi seluruh masyarakat Kota Palangka Raya,” tandas Saipullah. (Red/Adv)

+ posts