HEADLINEOLAHRAGAOTOMOTIFPEMKAB BARITO SELATAN

Kejurprov Grasstrack Barsel 2025 Jadi Magnet Baru Pecinta Otomotif

197
×

Kejurprov Grasstrack Barsel 2025 Jadi Magnet Baru Pecinta Otomotif

Sebarkan artikel ini

BUNTOK – Gemuruh mesin motor tanah menggema di Sirkuit Tanto MX, Sababilah, saat Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, membuka secara resmi Kejurprov Grasstrack Bupati Cup 2025, Sabtu (25/10/2025).

Puluhan pembalap dari berbagai penjuru Indonesia memadati arena, menjadikan Barsel sebagai salah satu pusat perhatian dunia otomotif Kalimantan.

Dalam sambutannya, Khristianto menyampaikan rasa bangga atas antusiasme tinggi para pembalap dan penonton yang datang dari berbagai daerah.

“Pelaksanaan ini juga berkat restu dan dukungan penuh dari Bupati Barito Selatan dan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan,” ucapnya, Sabtu (25/10/2025).

Menurutnya, ajang bergengsi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah karena mampu memacu semangat generasi muda untuk berprestasi di bidang otomotif.

Baca Juga  DPRD Harap Arah Pembangunan Kalteng 2026 Fokus pada Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Rakyat

“Ada sekitar 23 kelas yang dilombakan, termasuk kelas bergengsi yang akan berlangsung. Kami sangat bangga bisa mengadakan event sebesar ini di Barsel,” tambahnya.

Sirkuit Tanto MX dibangun di lahan sekitar 5–6 hektare dengan dukungan penuh dari Pemkab Barsel. Khristianto mengungkapkan, proses pembangunannya melibatkan empat unit alat berat dan dilakukan secara gotong royong.

“Lahan yang digunakan disediakan secara gratis. Kami berharap event seperti ini bisa terus berlanjut di masa depan,” lanjutnya.

Ketua Panitia Joni Nekat menuturkan, kejuaraan ini diikuti oleh 105 rider dengan total 262 starter di 23 kelas berbeda.

Baca Juga  Reses DPR RI Komisi I Bahas Pemerataan Akses Internet dan Keamanan Ruang Digital Kalteng

“Selain hadiah uang pembinaan, panitia juga menyediakan tiga unit motor Pazio bagi para juara umum,” ujarnya.

Acara yang didukung berbagai sponsor ini berlangsung meriah dengan kehadiran Forkopimda, pejabat daerah, dan masyarakat dari berbagai kecamatan.

“Event ini bukan sekadar adu kecepatan, tapi juga ajang silaturahmi dan kebanggaan bersama,” demikian tutup Joni. (Red/Via)

+ posts