HEADLINEHUKUM & PERISTIWAPEMKOT PALANGKA RAYA

Kebakaran Rumah Dan Kos Kayu Renggut Ratusan Juta

125
×

Kebakaran Rumah Dan Kos Kayu Renggut Ratusan Juta

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Peristiwa kebakaran menimpa satu rumah kayu dan bangunan kos lima pintu di Jalan Hiu Putih 1, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 17.31 WIB, kemudian dilaporkan melalui layanan Call Center 112. Tak berselang lama, tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya langsung menuju lokasi.

Petugas yang tiba sekitar 10 menit kemudian segera melakukan penanganan darurat, termasuk pemadaman intensif pada bangunan yang sudah dilalap api.

Baca Juga  Kepuasan Publik Capai 97,8 Persen, Program Pendidikan Huma Betang Dinilai Berhasil Dorong Mutu Sekolah di Kalteng

Besarnya kobaran api dipicu oleh material kayu yang mudah terbakar, namun berkat kerja sama tim di lapangan, api dapat dikendalikan dan tidak merambat ke bangunan sekitar.

Setelah api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran ulang.

Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Gloriana Aden memberikan apresiasi atas kecepatan respons jajarannya dan semua pihak yang membantu pemadaman.

“Begitu laporan masuk, tim langsung merespons dan tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian. Upaya pemadaman dilakukan dengan maksimal, sehingga api dapat dipadamkan sebelum merambat ke bangunan sekitar,” kata Gloriana, belum lama ini.

Baca Juga  BPK Serahkan LHP Semester II 2025, Pemprov Kalteng Diminta Optimalkan Pajak dan Kualitas Belanja

Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran yang kerap dipicu instalasi listrik bermasalah maupun kelalaian penggunaan api.

Pihaknya juga menekankan pentingnya kesadaran warga untuk selalu memastikan peralatan listrik maupun dapur berada dalam kondisi aman.

“Kesiapsiagaan dan kerja sama warga sangat penting untuk mengurangi risiko kebakaran,” tandas Gloriana. (Red/Adv)

+ posts