HEADLINEHUKUM & PERISTIWAPEMKOT PALANGKA RAYA

Judi Online Jadi Perhatian Serius Pemerintah Kota Palangka Raya

11
×

Judi Online Jadi Perhatian Serius Pemerintah Kota Palangka Raya

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Kecanduan judi online dinilai berpotensi menimbulkan gangguan mental, emosi, hingga menurunkan produktivitas masyarakat. Kemudahan akses internet membuat praktik ini semakin dekat dengan kehidupan pelajar, sehingga menjadi persoalan serius bagi pemerintah.

Hal itu ditegaskan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Kota Palangka Raya, Hendra Surya, saat membuka kegiatan sosialisasi Opini Publik di SMP Negeri 14 Kota Palangka Raya, Jumat (29/8/2025).

“Judi online adalah ancaman nyata bagi anak-anak muda kita. Kemudahan akses internet membuat mereka rentan terjerumus, dan dampaknya sangat merugikan baik secara mental maupun sosial,” katanya.

Baca Juga  Perayaan HUT Perdana Gereja Ekklesia Diwarnai Kebersamaan

Hendra menggarisbawahi pentingnya edukasi sejak dini untuk mencegah dampak buruk yang ditimbulkan. Edukasi tersebut harus dilakukan secara konsisten, baik melalui sekolah, lingkungan keluarga, maupun aktivitas positif di luar pembelajaran.

Ia menekankan, pendampingan orang tua dan guru dalam mengontrol penggunaan internet sangat diperlukan agar pelajar tidak terjebak pada aplikasi berisiko.

Selain itu, pemerintah Kota Palangka Raya juga menggandeng Humas Polda Kalteng untuk terus menggelar sosialisasi ke berbagai sekolah. Langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam melindungi generasi muda.

Baca Juga  Wagub Kalteng Tekankan Strategi Pangan Murah Kendalikan Inflasi

Hendra menuturkan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan strategi terbaik untuk menekan maraknya judi online. Sekolah, orang tua, aparat, dan masyarakat luas harus bekerja sama menghadirkan lingkungan yang aman dan sehat.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat jangan menyepelekan dampak perjudian digital, karena bisa menjerumuskan pelajar pada perilaku menyimpang.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen terus memperluas kampanye edukasi untuk membangun kesadaran publik mengenai bahaya judi online.

“Saat ini kami juga berkolaborasi dengan Humas Polda Kalteng untuk memberikan sosialisasi pencegahan judi online. Tidak lupa peran penting sekolah dan orang tua agar ikut serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak-anak untuk tumbuh dengan sehat dan bebas dari pengaruh negatif internet,” tandas Hendra. (Red/Adv)

Baca Juga  Kantor DPMPTSP Kalteng Terbakar, Layanan Publik Tetap Berjalan
+ posts