HEADLINE

Warga Luar Daerah Diimbau Tidak Menumpuk di Palangka Raya

355
×

Warga Luar Daerah Diimbau Tidak Menumpuk di Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Arif M. Norkim.

PALANGKARAYA – Tingginya arus masuk warga dari luar daerah ke Kota Palangka Raya menuai perhatian kalangan legislatif. Pemerintah diimbau agar tidak membiarkan kondisi tersebut berlangsung tanpa kendali.

Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Arif M. Norkim, menyoroti lonjakan jumlah pendatang yang terus berdatangan untuk mencari pekerjaan di ibu kota provinsi tersebut.

“Pendatang dari luar daerah jangan semua tertumpu ke Kota Palangka Raya untuk mencari pekerjaan. Ini harus jadi perhatian, agar tidak menimbulkan permasalahan baru,” ujar Arif, Senin (14/07/2025).

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Pemerintah Pusat Audit Komprehensif Operasional PT ABB

Menurutnya, pemerintah kabupaten dan provinsi di luar Kalimantan Tengah juga harus bertanggung jawab terhadap warganya agar tidak menjadikan Palangka Raya sebagai satu-satunya tempat bergantung hidup.

Jika tidak dikelola secara proporsional, ia khawatir hal ini akan memperburuk tingkat pengangguran dan memperbesar tekanan sosial di kota yang dikenal sebagai kota pendidikan dan pemerintahan tersebut.

Baca Juga  Perkuat Akses Modal dan Sistem Terintegrasi, DPRD Optimistis Peternakan Kalteng Kian Kompetitif

Ia mendorong adanya pendekatan kebijakan yang sistematis, termasuk pembatasan kuota kerja dan peningkatan pelatihan kerja bagi masyarakat lokal agar lebih kompetitif.

Selain itu, Arif menyebut pentingnya kerja sama lintas daerah untuk menjaga agar distribusi tenaga kerja tetap seimbang dan tidak memberatkan satu wilayah saja.

Baca Juga  DPD RI Datangi OJK Kalteng, Soroti Kemudahan Pembiayaan UMKM

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih selektif dan realistis dalam memilih tempat merantau, mempertimbangkan kapasitas daya tampung lapangan kerja yang tersedia.

“Yang kita utamakan sekarang adalah keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal dan pengurangan beban kota,” tandas Arif. (Red/Adv)