HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

PPLIPI Kalimantan Tengah Giatkan Edukasi Nasionalisme

253
×

PPLIPI Kalimantan Tengah Giatkan Edukasi Nasionalisme

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Guna memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat, Dewan Pimpinan Wilayah PPLIPI Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula Asrama Haji Palangka Raya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota MPR RI Siti Aseanti bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Palangka Raya, Merty Achmad Zaini.

“Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendidik pertama dalam keluarga, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan. Di tengah berbagai tantangan ideologi, kita harus kembali memperkuat pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan,” ujar Siti, Sabtu (28/6/2025) kemarin.

Baca Juga  RKPD 2027 Kalteng Difokuskan pada Pertumbuhan Berkualitas dan Penguatan Tata Kelola

Menurutnya, pemahaman terhadap pilar kebangsaan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, agar dapat menanamkan nilai-nilai cinta tanah air sejak dini.

Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi vital dalam menjaga integritas bangsa melalui pendidikan karakter yang diterapkan dalam keseharian.

Baca Juga  Perkuat Akses Modal dan Sistem Terintegrasi, DPRD Optimistis Peternakan Kalteng Kian Kompetitif

Sosialisasi ini menjadi ruang diskusi terbuka mengenai tantangan kebangsaan masa kini dan bagaimana peran masyarakat sipil dalam menjawabnya.

Siti mendorong agar semangat nasionalisme tidak hanya menjadi wacana, namun terus ditumbuhkan melalui aksi-aksi nyata di lingkungan sosial.

Para peserta juga mendapatkan materi interaktif mengenai dinamika kebangsaan, termasuk bagaimana menyikapi perbedaan dalam bingkai persatuan.

PPLIPI menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi bagian dari gerakan jangka panjang menanamkan nilai-nilai kebangsaan di seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga  Gebyar Ramadhan Berkah Jilid 5 Jadi Ajang Pembinaan Generasi Muda, Gubernur Ajak Perkuat Nilai Huma Betang

Sinergi antara organisasi perempuan dengan lembaga legislatif dan pemerintah dinilai sangat penting dalam menjaga ketahanan ideologi nasional.

“Mari kita rawat toleransi, keberagaman, dan semangat gotong royong. Ketahanan bangsa dimulai dari ketahanan keluarga dan masyarakat,” tandas Siti. (Red/Adv)