HEADLINEHUKUM & PERISTIWAPEMKAB KAPUAS

Api Lalap Pasar Sari Mulia Kapuas, Puluhan Kios Terbakar dalam Hitungan Menit

334
×

Api Lalap Pasar Sari Mulia Kapuas, Puluhan Kios Terbakar dalam Hitungan Menit

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Petugas pemadam kebakaran tengah berjibaku padamkan api di Pasar Sari Mulia, Kapuas.

KUALA KAPUAS – Pasar Sari Mulia di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dilanda kebakaran hebat pada Minggu (20/4/2025) malam. Api yang muncul sekitar pukul 20.30 WIB dengan cepat menjalar ke berbagai kios di tengah pasar dan menyebabkan kepanikan luar biasa.

Berdasarkan laporan lapangan yang dihimpun, sumber api pertama diduga terlihat di sekitar belakang Masjid Al-Ikhlas yang berada dalam area pasar. Hanya dalam beberapa menit, kobaran api menyebar cepat dan melalap blok tengah pasar yang dipadati kios pedagang.

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Pemerintah Pusat Audit Komprehensif Operasional PT ABB

Tidak kurang dari belasan armada pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi. Petugas bekerja keras memadamkan api yang terus membesar, memanfaatkan air dari Sungai Kapuas yang jaraknya relatif dekat dari lokasi kebakaran.

“Awalnya api muncul dari tempat kasbah, tempat jualan pakaian bekas,” kata seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut, Minggu (20/4/2025).

Baca Juga  Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pendidikan Untuk Siswa SMA/SMK/SKH

Warga sekitar dan pedagang dibuat panik. Mereka berupaya menyelamatkan apa pun yang bisa dibawa, meski beberapa harus menerobos asap tebal dan suhu panas di dalam pasar. Suasana menjadi riuh dengan teriakan dan bunyi sirine.

Proses pemadaman sempat terkendala oleh posisi api yang berada di tengah blok pasar. Sebagian petugas bahkan harus naik ke atap bangunan demi menjangkau dan menyemprotkan air langsung ke pusat kobaran.

Baca Juga  Gubernur Agustiar Sabran Pastikan Akses Pendidikan Bagi Generasi Kalteng

Pasca kejadian, aparat gabungan dari TNI, Polri, dan pemadam kebakaran masih terus berjaga dan melakukan pendataan awal terhadap jumlah lapak yang terbakar dan estimasi kerugian yang ditimbulkan.

“Kami terus memantau agar tidak terjadi api susulan, dan kami akan pastikan keamanan lokasi sebelum aktivitas kembali dimulai,” tandas Aryawan. (Red/Adv)