HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pengambilan Sumpah Juri Jadi Komitmen Profesionalisme Festival Budaya

292
×

Pengambilan Sumpah Juri Jadi Komitmen Profesionalisme Festival Budaya

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Para juri FBIM saat mengikuti pengambilan sumpah dan janji

PALANGKARAYA – Pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2025 diawali dengan agenda penting berupa pengambilan sumpah dan janji para juri lomba. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko, di Aula Eka Hapakat, Kamis (14/5/2025) kemarin.

Dalam arahannya, Yuas menyampaikan bahwa pengambilan sumpah juri bukanlah formalitas semata, tetapi merupakan simbol tanggung jawab yang besar dalam menjaga integritas festival.

Baca Juga  Transisi Berakhir, OJK Kendalikan Regulasi Aset Kripto Indonesia

“Ini adalah bentuk komitmen agar juri dapat memberikan penilaian secara objektif, adil, dan profesional, demi kelancaran jalannya perlombaan,” kata Yuas.

Ia menekankan bahwa FBIM merupakan momentum penting dalam mempromosikan budaya dan mempererat hubungan sosial antarwarga Kalimantan Tengah.

“Kita ingin menjadikan festival ini sebagai etalase budaya Kalteng, yang mampu menarik perhatian masyarakat luas dan wisatawan,” ujarnya.

Baca Juga  Tolak Pilkada Lewat DPRD, Bambang Irawan Ingatkan Pentingnya Menjaga Hak Pilih Rakyat

Yuas juga menyampaikan bahwa kualitas FBIM akan sangat bergantung pada kesiapan semua unsur yang terlibat. Oleh karena itu, koordinasi dan kerja sama antara panitia, peserta, hingga juri menjadi kunci utama.

“Setiap pihak harus memahami tugas dan tanggung jawabnya secara penuh agar pelaksanaan acara berjalan lancar dan sukses,” imbuhnya.

Baca Juga  BAPPERIDA Kalteng Perkuat Kolaborasi Daerah Lewat Sosialisasi Ranwal RKPD 2027

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Seniriaty, menambahkan bahwa pengambilan sumpah ini bertujuan menanamkan nilai integritas sejak awal kepada para juri.

“Tujuannya agar tercipta suasana lomba yang tertib, aman, dan nyaman, baik bagi peserta maupun seluruh pengunjung,” tandas Seniriaty. (Red/Adv)