HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Sinkronisasi Data Statistik Jadi Langkah Strategis Perkuat Basis Informasi Kota

212
×

Sinkronisasi Data Statistik Jadi Langkah Strategis Perkuat Basis Informasi Kota

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Upaya memperkuat keakuratan data sektoral terus dilakukan Pemerintah Kota Palangka Raya. Salah satunya melalui kegiatan Sinkronisasi Data Statistik yang digelar Diskominfo Kota Palangka Raya bersama BPS Kota Palangka Raya di Aula Peteng Karuhei II, Senin (17/2/2025) kemarin.

Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari permintaan pengumpulan data sektoral oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, guna penyusunan Buku Kota Palangka Raya Dalam Angka dan Buku Statistik Kota Palangka Raya.

Baca Juga  GMNI Kalteng Dorong Solusi Pertambangan Rakyat, Kapolda dan Gubernur Soroti Regulasi hingga Dampak Lingkungan

Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah menegaskan bahwa penyelarasan data antarinstansi merupakan langkah penting dalam mewujudkan informasi statistik yang valid dan andal bagi arah kebijakan pembangunan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk kepentingan pengembangan Kota Palangka Raya,” ucap Saipullah.

Baca Juga  Literasi Keuangan Digital Ditekankan, DPRD Kalteng Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal

Ia mengajak seluruh operator data dari perangkat daerah untuk memastikan kesesuaian data, serta melakukan verifikasi jika masih terdapat ketidaksesuaian dalam laporan sektoral masing-masing.

Saipullah menyampaikan apresiasi kepada para pejabat dan instansi yang sudah menunjukkan komitmen dalam proses sinkronisasi dengan mengirimkan data sesuai jadwal.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya karena respons Bapak/Ibu sekalian memungkinkan kegiatan hari ini dapat dilaksanakan,” ungkapnya.

Baca Juga  Usai Lebaran, Gubernur Kalteng Ingatkan ASN Tingkatkan Kinerja dan Kawal KHBS Tepat Sasaran

Kepala BPS Kota Palangka Raya, Amos Adam Residul menambahkan bahwa kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat kontribusi statistik sektoral terhadap sistem statistik nasional dan mendorong keterlibatan publik dalam penguatan data pembangunan, tandas Amos. (Red/Adv)