PALANGKA RAYA – Kunjungan Gubernur H. Agustiar Sabran ke Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sinta Rangkang pada Kamis (8/5/2025) membawa pesan penting tentang peran dunia usaha dalam mendukung keberlanjutan program kesejahteraan sosial di Kalimantan Tengah.
Momentum tersebut tak hanya menjadi simbol kepedulian pemerintah, tapi juga ajakan terbuka kepada sektor swasta untuk ambil bagian dalam upaya kolektif membangun kehidupan yang layak bagi warga lanjut usia.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, Eddy Karusman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam memenuhi kebutuhan kelompok rentan seperti lansia.
“Kami mengajak semua pihak, termasuk pelaku usaha, untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” kata Eddy, Kamis (8/5/2025).
Ia menegaskan bahwa pelayanan di PSTW Sinta Rangkang telah memenuhi standar nasional dan menjadi contoh yang layak diikuti, terutama setelah mendapat akreditasi A dari Kementerian Sosial RI.
“Ini bukti nyata bahwa ketika semua komponen bekerja sama, maka hasilnya luar biasa,” ucapnya.
Eddy juga menggarisbawahi bahwa kegiatan anjangsana dalam rangka Hari Jadi Kalteng merupakan wujud keterlibatan pemerintah secara langsung dalam merawat nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami tidak ingin sekadar merayakan ulang tahun daerah, tapi menjadikannya sarana untuk berbagi dan memperkuat solidaritas sosial,” imbuhnya.
PSTW Sinta Rangkang saat ini merawat 44 lansia, terdiri dari 26 pria dan 18 wanita. Jumlah ini, menurut Eddy, harus terus diimbangi dengan dukungan anggaran dan bantuan dari berbagai pihak agar kualitas pelayanan tetap terjaga.
“Jika kolaborasi ini berlanjut, kita bisa pastikan tidak ada lansia di Kalteng yang merasa terlupakan,” tandas Eddy. (Red/Adv)