HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Tim Puskesmas Tinjau Program Makanan Bergizi Gratis di Sekolah

122
×

Tim Puskesmas Tinjau Program Makanan Bergizi Gratis di Sekolah

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Tim UPTD Puskesmas Jekan Raya melaksanakan pemantauan kesehatan gizi di SDN 2 Petuk Katimpun sebagai bagian dari kegiatan Pemantauan Kesehatan Gizi (PKG) bagi anak usia sekolah, belum lama ini.

Kunjungan tersebut bertepatan dengan pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berlangsung di sekolah tersebut.

Tim kesehatan memanfaatkan kesempatan ini untuk menilai secara langsung kualitas dan komposisi makanan yang diberikan kepada para siswa.

Baca Juga  Sinergi Pariwisata–UMKM Dinilai Kunci Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat Kalteng

Bhabinkamtibmas turut hadir mendampingi tim dalam kegiatan pemantauan, memastikan pelaksanaan program berlangsung aman dan tertib.

Dari hasil observasi lapangan, menu makanan dinilai seimbang dan memenuhi unsur gizi yang dibutuhkan anak-anak. Sajian terdiri dari nasi, ayam, sayur, dan buah segar.

Kepala UPTD Puskesmas Jekan Raya, Haryadi, menyampaikan bahwa program MBG merupakan langkah positif dalam mendukung kesehatan anak sekolah dasar di wilayah binaannya.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Perkuat Pengawasan MBG, Pastikan Mutu dan Transparansi Pelaksanaan

“Kami sangat mendukung program makanan bergizi gratis ini. Dari hasil pemantauan kami, menu yang disediakan sudah mencakup sumber protein, karbohidrat, serat, dan vitamin. Ini sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang anak di usia sekolah,” kata Haryadi, belum lama ini.

Ia menekankan perlunya evaluasi berkala terhadap mutu makanan agar tetap sesuai dengan kebutuhan gizi anak.

Baca Juga  Sinergi Pariwisata–UMKM Dinilai Kunci Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat Kalteng

Kegiatan tersebut juga menjadi ajang memperkuat kerja sama antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas.

“Kami berharap kolaborasi semacam ini terus berlanjut untuk memperkuat derajat kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah,” tandas Haryadi. (Red/Adv)