HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Strategi Ketenagakerjaan Palangka Raya Ditetapkan Lewat Ekspose RTK

172
×

Strategi Ketenagakerjaan Palangka Raya Ditetapkan Lewat Ekspose RTK

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Pj Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak.

PALANGKARAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Pj Sekretaris Daerah, Arbert Tombak resmi membuka kegiatan Ekspose Rencana Tenaga Kerja (RTK) Kota Palangka Raya 2025-2029 di Hotel Aurilla Palangka Raya, Kamis (28/8/2025).

Acara ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan ketenagakerjaan daerah yang berkesinambungan.

Dalam sambutannya, Arbert menjelaskan bahwa RTK Daerah berfungsi sebagai dokumen perencanaan yang terintegrasi dengan strategi pembangunan daerah.

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Perizinan Usaha Diperketat untuk Menekan Risiko Banjir

“Tujuannya adalah untuk mengelola sumber daya manusia, menyelaraskan kebutuhan tenaga kerja dengan arah pembangunan, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Arbert, Kamis (28/8/2025).

Arbert menekankan, dokumen RTK dapat membantu mengurangi angka pengangguran sekaligus mendorong peningkatan investasi di tingkat lokal.

Baca Juga  Tolak Pilkada Lewat DPRD, Bambang Irawan Ingatkan Pentingnya Menjaga Hak Pilih Rakyat

Ia menambahkan, keberadaan dokumen ini akan menjadi instrumen strategis dalam menciptakan iklim kerja yang produktif, inklusif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi.

Lebih jauh, RTK Daerah diharapkan mampu menghubungkan kesenjangan antara kemampuan tenaga kerja dengan kebutuhan dunia industri.

Dengan demikian, pelaksanaan pelatihan vokasi dan pendidikan berbasis keterampilan menjadi bagian penting dalam implementasi dokumen ini.

Baca Juga  Transisi Berakhir, OJK Kendalikan Regulasi Aset Kripto Indonesia

Menurutnya, RTK Daerah tidak hanya relevan bagi pemerintah, tetapi juga menjadi pedoman bersama bagi dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat luas.

“Dengan penyelarasan kebijakan dan program, RTK Daerah akan menjadi pedoman strategis pembangunan ketenagakerjaan Palangka Raya,” tandas Arbert. (Red/Adv)