EKONOMI & BISNISHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Kenaikan Harga Akhir Tahun Picu Inflasi Kalimantan Tengah Desember 2025

28
×

Kenaikan Harga Akhir Tahun Picu Inflasi Kalimantan Tengah Desember 2025

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti

PALANGKARAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi bulanan (month-to-month) sebesar 1,04 persen pada Desember 2025. Inflasi tersebut diperoleh dari hasil pemantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) di empat kabupaten/kota IHK di Kalimantan Tengah.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa secara umum terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen dari 108,85 pada November 2025 menjadi 109,98 pada Desember 2025. Kenaikan ini mencerminkan tekanan harga yang cukup kuat pada penghujung tahun.

“Pada Desember 2025, Kalimantan Tengah mengalami inflasi month-to-month sebesar 1,04 persen. Peningkatan ini tercermin dari naiknya Indeks Harga Konsumen dari 108,85 pada November 2025 menjadi 109,98 pada Desember 2025,” ujar Agnes, Senin (05/01/2026).

Ia menjelaskan bahwa kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi bulanan di Kalimantan Tengah. Kelompok tersebut memberikan andil inflasi sebesar 0,91 persen terhadap inflasi Desember 2025.

“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan Kalimantan Tengah, yaitu sebesar 0,91 persen,” katanya.

Baca Juga  DPRD Kalteng Desak Perbaikan Jalan Nasional Tamiang–Ampah yang Rusak Parah

Agnes merinci sejumlah komoditas yang dominan memicu kenaikan harga, antara lain cabai rawit dengan andil inflasi sebesar 0,18 persen, daging ayam ras 0,16 persen, bawang merah 0,16 persen, beras 0,12 persen, serta ikan gabus 0,09 persen.

“Komoditas utama penyumbang inflasi month-to-month antara lain cabai rawit, daging ayam ras, bawang merah, beras, serta ikan gabus,” ungkapnya.

Selain inflasi bulanan, inflasi tahunan (year-on-year) Kalimantan Tengah pada Desember 2025 tercatat sebesar 3,13 persen. Angka ini sejalan dengan inflasi year-to-date yang juga berada pada level 3,13 persen.

Agnes menyebutkan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau kembali menjadi kontributor terbesar inflasi tahunan dengan andil sebesar 1,59 persen.

“Secara year-on-year, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil terbesar terhadap inflasi Kalimantan Tengah, yaitu sebesar 1,59 persen,” jelasnya.

Ia menambahkan, komoditas yang memberikan andil signifikan terhadap inflasi tahunan meliputi emas perhiasan sebesar 0,66 persen, beras 0,22 persen, cabai rawit 0,18 persen, sigaret kretek mesin 0,16 persen, serta bawang merah 0,14 persen.

Baca Juga  Edy Pratowo Soroti Peran Reses Serap Aspirasi Warga

“Komoditas tersebut memiliki pengaruh besar dalam pembentukan inflasi tahunan di Kalimantan Tengah,” lanjut Agnes.

Berdasarkan pemantauan BPS, seluruh kabupaten/kota IHK di Kalimantan Tengah tercatat mengalami inflasi baik secara bulanan maupun tahunan pada Desember 2025.

“Seluruh kabupaten/kota IHK di Kalimantan Tengah tercatat mengalami inflasi baik secara bulanan maupun tahunan,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa emas perhiasan dan cabai rawit menjadi komoditas yang dominan memberikan andil inflasi bulanan di seluruh wilayah IHK.

“Komoditas emas perhiasan dan cabai rawit juga menjadi komoditas yang dominan memberikan andil inflasi bulanan di seluruh kabupaten/kota IHK,” kata Agnes.

Menurut Agnes, inflasi Desember 2025 dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat pada momentum Natal dan Tahun Baru, berkurangnya pasokan akibat peringatan Haul Guru Sekumpul, serta tingginya curah hujan yang berdampak pada produksi cabai rawit dan hasil tangkapan ikan.

“Naiknya permintaan pada momen Nataru, berkurangnya pasokan akibat peringatan Haul Guru Sekumpul, serta tingginya curah hujan yang menurunkan hasil produksi cabai rawit dan hasil tangkapan ikan menjadi faktor utama yang memengaruhi inflasi Desember 2025 di Kalimantan Tengah,” tandas Agnes. (Red/Adv)

Baca Juga  DPRD Kalteng Gelar Paripurna Laporan Reses dan Buka Masa Persidangan II Tahun 2026
+ posts