AKADEMIKAHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Kolaborasi UPR Dorong Pengelolaan Lahan Pertanian Berkelanjutan di Kalteng

158
×

Kolaborasi UPR Dorong Pengelolaan Lahan Pertanian Berkelanjutan di Kalteng

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Tim peneliti Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya saat tanam perdana padi di Dadahup

PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah serta PT Komatsu Marketing and Support Indonesia melaksanakan riset bersama sebagai upaya mendorong pengelolaan lahan pertanian berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi wujud implementasi kerja sama lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan daerah berbasis riset dan inovasi.

Riset diwujudkan melalui tanam perdana padi varietas Inpari 32 HDB pada lahan CSR seluas 6 hektare di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Baca Juga  Kunjungan Yovie Widianto ke Kalteng, Dorong Akselerasi Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal

Tim peneliti Fakultas Pertanian UPR dilibatkan secara langsung, terdiri dari dosen berbagai disiplin ilmu untuk memastikan pendekatan ilmiah yang komprehensif dalam pengelolaan lahan.

Prof. Dr. Ir. Sosilawaty, M.P menyatakan bahwa potensi sumber daya alam Kalimantan Tengah sangat besar, namun memerlukan pengelolaan yang terarah dan berkelanjutan.

“Potensi besar ini membutuhkan strategi pengelolaan yang terintegrasi lintas sektor dan berbasis kearifan lokal. Di sinilah peran perguruan tinggi menjadi sangat penting, tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai penghasil riset dan inovasi yang dapat diterapkan langsung di masyarakat,” ujar Prof. Sosilawaty, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga  Pemko Palangka Raya Raih Predikat BB SAKIP 2025, DPMPTSP Sabet Penghargaan WBK

Ia menambahkan bahwa tantangan iklim dan keterbatasan teknologi masih menjadi hambatan dalam pengelolaan lahan pertanian.

Dalam riset ini diterapkan dua metode pengolahan lahan, yakni penggunaan alat berat pertanian modern dan pengolahan konvensional menggunakan hand tractor.

Metode tanam yang diuji mencakup Tanam Benih Langsung, tebar manual, serta Tanam Pindah untuk memperoleh data pembanding yang akurat.

Baca Juga  Polsek Pahandut Kawal Persiapan Tanam Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Wakil Rektor Bidang Akademik UPR, Dr. Natalina Asie, M.A., menegaskan bahwa perguruan tinggi harus hadir memberikan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi pembangunan daerah.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mengawal arah pembangunan agar sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat, kampus dapat menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan nyata di lapangan,” tandas Natalina. (Red/Adv)