DISKOMINFOSTANDI KABUPATEN KATINGANHEADLINEPEMKAB KATINGAN

Dokter Gigi RSUD Mas Amsyar Ikuti Muscab PDGI Kalteng untuk Tingkatkan Kompetensi

198
×

Dokter Gigi RSUD Mas Amsyar Ikuti Muscab PDGI Kalteng untuk Tingkatkan Kompetensi

Sebarkan artikel ini

KASONGAN – RSUD Mas Amsyar Kasongan menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui keikutsertaan dokter gigi drg. Rivelino pada Musyawarah Cabang (Muscab) Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Palangka Raya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Central Borneo Dentistry Update V dan Musyawarah Wilayah PDGI Kalimantan Tengah yang digelar di Hotel Aquarius Boutique, Palangka Raya. Acara ini dihadiri para dokter gigi dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini.

Baca Juga  Perkuat Pembangunan SDM, Pemprov Kalteng Luncurkan Sejumlah Program Strategis Pendidikan

Menurut drg. Rivelino, kegiatan ilmiah dan musyawarah seperti ini penting untuk memperbarui pengetahuan serta memperluas jejaring kerja antarprofesional kesehatan gigi di daerah.

“Melalui forum seperti ini kami bisa bertukar pengalaman, memperbarui pengetahuan, dan membangun kolaborasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya belum lama ini.

Selain musyawarah organisasi, kegiatan juga diisi dengan seminar ilmiah yang menghadirkan pakar dan praktisi nasional dalam bidang kedokteran gigi.

Baca Juga  Gubernur Agustiar Sabran Pastikan Akses Pendidikan Bagi Generasi Kalteng

Ia menambahkan, partisipasi dokter dari daerah seperti Katingan merupakan bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat standar pelayanan kesehatan gigi di seluruh Kalimantan Tengah.

RSUD Mas Amsyar Kasongan menilai peningkatan kompetensi tenaga medis sangat penting dalam mendukung pelayanan publik yang prima dan profesional.

Melalui kegiatan ini, para dokter gigi diharapkan semakin termotivasi dalam menjalankan fungsi promotif dan preventif di masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pendidikan Untuk Siswa SMA/SMK/SKH

Forum Muscab PDGI juga menjadi wadah untuk mempererat solidaritas antaranggota profesi demi terciptanya pelayanan kesehatan gigi yang menyeluruh. “Kami belajar untuk melayani dengan senyum dan ilmu,” pungkas Rivelino. (Red/Yun)