HEADLINEPEMKAB BARITO SELATAN

Spirit Qurani Menggema di MTQH Ke-45 Barito Selatan

138
×

Spirit Qurani Menggema di MTQH Ke-45 Barito Selatan

Sebarkan artikel ini

BUNTOK – Gelora keagamaan menggema di Arena Terbuka Masjid Agung Baiturrahman Buntok ketika Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-45.

Ajang bergengsi yang diikuti 223 peserta dari enam kecamatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat religius di tengah masyarakat.

Wabup Yudha menyampaikan, pelaksanaan MTQH tidak hanya memperdengarkan lantunan ayat suci, tetapi juga menumbuhkan semangat mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan nyata.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Dorong Percepatan Penyempurnaan Raperda Perpustakaan dan Kearsipan

“Melalui MTQH ini, kita harapkan terlahir generasi yang mencintai nilai-nilai Al-Qur’an, yang membawa kedamaian dan persatuan bangsa,” kata Yudha, belum lama ini.

Ia menekankan, aktualisasi pesan Al-Qur’an sangat relevan untuk menjawab tantangan zaman, membangun karakter bangsa yang toleran dan berakhlak mulia.

Kegiatan MTQH ke-45 ini mempertandingkan lima cabang dan 20 golongan, mulai dari seni baca hingga hafalan Al-Qur’an berbagai juz, serta pemahaman dan penafsiran ayat suci.

Baca Juga  Tolak Pilkada Lewat DPRD, Bambang Irawan Ingatkan Pentingnya Menjaga Hak Pilih Rakyat

Atmosfer kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran para kafilah dari seluruh kecamatan. Mereka membawa semangat dakwah dan ukhuwah Islamiah dalam satu langkah menuju kemajuan daerah.

Masyarakat pun antusias menyaksikan defile peserta yang mengenakan busana khas masing-masing daerah, memperlihatkan keindahan keberagaman dalam bingkai persaudaraan Islam.

Baca Juga  Aspirasi Warga Desa Palampai Disampaikan Noor Fazariah, Fokus Penguatan Nelayan dan Infrastruktur Desa

“MTQH ini juga menjadi ajang regenerasi bagi kader Qurani yang kelak menjadi penerus bangsa berlandaskan nilai-nilai Ilahi,” ungkap Yudha.

“Dengan semangat Al-Qur’an, mari kita jadikan Barsel sebagai daerah yang religius, damai, dan maju,” pungkas Yudha. (Red/Via)