HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Muskomwil V Apeksi Jadi Momentum Sinergi Pembangunan di Kalimantan

197
×

Muskomwil V Apeksi Jadi Momentum Sinergi Pembangunan di Kalimantan

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran.

PALANGKA RAYA – Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) V Apeksi Regional Kalimantan resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, di Kota Palangka Raya.

Acara ini diikuti sembilan pemerintah kota dari seluruh Kalimantan. Forum ini dipandang sebagai wadah strategis memperkuat kerja sama, menghasilkan gagasan, dan merumuskan strategi pembangunan jangka panjang.

Dalam sambutannya, Agustiar menyebut forum Apeksi penting bagi percepatan pembangunan regional Kalimantan agar mampu bersaing secara nasional maupun global.

Baca Juga  Pemprov Kalteng dan Polda Matangkan Pengamanan Ramadan dan Idulfitri Lewat Operasi Ketupat Telabang 2026

“Sinergi antara wali kota di Kalimantan melalui forum Apeksi ini menjadi model besar untuk membangun kota-kota yang maju, sejahtera, tangguh, dan berdaya saing global,” ujarnya, belum lama ini.

Ia menegaskan Muskomwil bukan hanya pertemuan seremonial, melainkan wadah melahirkan ide-ide yang dapat diterapkan dalam pembangunan konkret.

Baca Juga  Dishub Kalteng Siapkan Armada Bus Layani Mudik Gratis Masyarakat

“Forum ini harus menghasilkan rekomendasi yang memperkuat pembangunan wilayah dan mempersiapkan kota-kota masa depan untuk Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Agustiar juga menyoroti keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang semakin menempatkan Kalimantan sebagai wilayah strategis pembangunan nasional.

Ia mengingatkan agar kota-kota di Kalimantan mampu menjadi motor penggerak inovasi pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga  PWI dan IKWI Kalteng Bagikan 400 Paket Takjil Di Palangka Raya

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga ketahanan sosial budaya sebagai pilar pembangunan Kalimantan.

“Peran kota-kota di Kalimantan semakin vital, bukan sekadar pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pusat inovasi pembangunan berkelanjutan,” tandas Agustiar. (Red/Adv)