HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Palangka Raya Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pelatihan Kewirausahaan

277
×

Palangka Raya Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pelatihan Kewirausahaan

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin

PALANGKARAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar pelatihan kewirausahaan bagi pelaku usaha mikro sebagai bentuk nyata dukungan terhadap keberlangsungan usaha kecil di daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Hotel Surya Kahayan.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, yang menegaskan pentingnya kesiapan mental dan keterampilan bagi wirausaha.

“Pelatihan ini adalah kesempatan emas bagi para pelaku usaha mikro untuk menyiapkan diri, memperluas wawasan, serta meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing di tengah dinamika perekonomian saat ini,” ujar Fairid, belum lama ini.

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Perizinan Usaha Diperketat untuk Menekan Risiko Banjir

Ia menyebutkan bahwa kerja keras, disiplin, dan kemauan berinovasi merupakan modal utama yang harus dimiliki para pelaku usaha.

Fairid menilai keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terbukti menjadi pilar penting penopang perekonomian, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Baca Juga  OJK BPS Kalimantan Tengah Perkuat Sinergi SNLIK 2026

“Semakin banyak pelaku usaha mikro yang tumbuh dan berkembang, maka semakin kuat pula fondasi ekonomi kita. Karena itu, penting bagi kita semua untuk terus mendorong lahirnya wirausaha tangguh dari Kota Palangka Raya,” ucapnya.

Menurutnya, dukungan pemerintah melalui pelatihan semacam ini diharapkan mampu menambah daya tahan UMKM menghadapi tantangan global.

Ia pun mengingatkan agar setiap peserta pelatihan benar-benar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali ilmu dan pengalaman dari para narasumber.

Baca Juga  BAPPERIDA Kalteng Perkuat Kolaborasi Daerah Lewat Sosialisasi Ranwal RKPD 2027

Lebih lanjut, Fairid berharap lahir wirausaha baru yang inovatif dan berkontribusi dalam membuka lapangan kerja baru di Palangka Raya.

“Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan awal dari terbentuknya jaringan usaha yang solid dan berkelanjutan,” tandas Fairid. (Red/Adv)