HEADLINEPEMKAB BARITO SELATAN

Cegah Stunting, Barito Selatan Siap Jalankan Program GENTING

347
×

Cegah Stunting, Barito Selatan Siap Jalankan Program GENTING

Sebarkan artikel ini

BUNTOK – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam mendukung pencegahan stunting kembali diperkuat melalui keikutsertaan dalam kegiatan Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting yang digelar di Palangka Raya.

Wakil Bupati Barsel, Khristianto Yudha, hadir langsung dalam acara yang digagas Pemprov Kalteng bersama BKKBN sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal isu stunting yang kini jadi perhatian nasional.

“Pemkab Barsel siap mewujudkan Barito Selatan yang lebih sehat dan bebas stunting melalui program-program berbasis aksi nyata,” ujar Khristianto, belum lama ini.

Baca Juga  Agustiar Sabran Kumpulkan Kepala OPD, Perkuat Sinergi dan Efisiensi Anggaran Pembangunan Kalteng

Dalam kegiatan itu, disampaikan progres capaian penurunan stunting Kalteng, yang berdasarkan SSGI 2024 menunjukkan tren membaik dengan angka prevalensi 22,1%, turun dari 23,5% tahun sebelumnya.

Penilaian melibatkan 8 aksi konvergensi sebagai indikator, yang hasilnya menempatkan Kotawaringin Barat, Palangka Raya, dan Gunung Mas sebagai tiga besar terbaik.

Baca Juga  Evaluasi MBG di Kalteng, BGN Tegaskan Pengawasan Ketat dan Penguatan Sinergi Daerah

Penghargaan tambahan juga diberikan kepada daerah yang menunjukkan inspirasi, inovasi, kolaborasi, serta kemampuan replikasi program, termasuk Kapuas, Katingan, Sukamara, dan Murung Raya.

Kabupaten Sukamara menonjol dengan penurunan prevalensi tertinggi sebesar 9,1%, disusul Palangka Raya dan Murung Raya, masing-masing 8,9% dan 5,2%.

Program unggulan yang turut diperkenalkan adalah GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) sebagai strategi baru untuk menggerakkan partisipasi semua pihak, termasuk sektor swasta.

Baca Juga  Komisi I DPRD Kalteng Tekankan Skema Bagi Hasil Pendapatan untuk Perkuat PAD Daerah

Dengan adanya sinergi CSR dari berbagai perusahaan, Program GENTING diharapkan mampu menyentuh keluarga miskin yang selama ini belum terjangkau intervensi pemerintah.

“Kolaborasi multipihak menjadi semangat utama agar Barsel bisa mempercepat penurunan angka stunting secara merata,” tandas Khristianto. (Red/Adv)