HEADLINEPEMKAB BARITO SELATAN

Sistem Baru Diperkenalkan, Barsel Perbaiki Tata Kelola Uang Daerah

218
×

Sistem Baru Diperkenalkan, Barsel Perbaiki Tata Kelola Uang Daerah

Sebarkan artikel ini

BUNTOK – Upaya memperbaiki sistem pengelolaan keuangan di lingkungan Pemkab Barito Selatan kembali ditegaskan dengan digelarnya sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 13 Tahun 2025. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Barsel, Khristianto Yudha, di Hotel Neo Palma Palangka Raya. Selasa (17/06/2025).

Kegiatan ini melibatkan 142 peserta dari unsur bendahara hingga pejabat penatausahaan keuangan, yang dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk sistem keuangan yang tertib, efektif, dan akuntabel.

Baca Juga  Gubernur Agustiar Sabran Pastikan Akses Pendidikan Bagi Generasi Kalteng

Khristianto mengatakan bahwa banyaknya temuan berulang dari hasil audit BPK harus menjadi perhatian serius semua pihak agar tidak menjadi kelemahan struktural di masa mendatang.

“Kami belajar langsung ke BPK, dan temuan di Barsel ini nyaris tidak berubah tiap tahun. Ini artinya belum ada perbaikan nyata,” katanya.

Untuk itu, lanjutnya, pembekalan dan pemahaman melalui kegiatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin dan diimplementasikan dalam tugas harian.

Baca Juga  Dishub Kalteng Siapkan Armada Bus Layani Mudik Gratis Masyarakat

Khristianto mengingatkan bahwa Perbup yang disosialisasikan bukan sekadar formalitas, tapi turunan langsung dari Permendagri 77 Tahun 2020 yang menjadi pedoman pengelolaan keuangan daerah nasional.

Pihaknya juga akan aktif memantau proses pelaksanaan sistem baru ini di lapangan sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kinerja pemerintahan.

Ia pun berterima kasih kepada para narasumber yang bersedia berbagi ilmu dan berharap kerja sama semacam ini terus berlanjut ke depan.

Baca Juga  PWI dan IKWI Kalteng Bagikan 400 Paket Takjil Di Palangka Raya

“Kita tidak bisa bekerja berdasarkan kebiasaan lama yang salah. Ini saatnya berubah,” tegasnya.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal reformasi teknis yang lebih sistematis dan profesional dalam pengelolaan keuangan daerah Barsel.

“Saya ingin semua pejabat pengelola keuangan punya standar kerja yang sama: rapi, jujur, dan sesuai aturan,” tandas Khristianto. (Red/Adv)