HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Internet Gratis Akan Jangkau Ratusan Desa Kalimantan Tengah

465
×

Internet Gratis Akan Jangkau Ratusan Desa Kalimantan Tengah

Sebarkan artikel ini
FOTO: Suasana akrab Pertemuan Mitra Media Pemprov Kalteng di Mahardika Coffee and Eatery, Palangka Raya, Sabtu (17/5/2025).

PALANGKARAYA – Transformasi digital di Kalimantan Tengah memasuki babak baru. Pemerintah Provinsi akan menghadirkan akses internet gratis di 457 desa, sebagai bagian dari kebijakan strategis Gubernur H. Agustiar Sabran untuk mendorong kesetaraan teknologi informasi.

Peluncuran program ini direncanakan berlangsung pada 23 Mei 2025 dan menyasar penyelesaian instalasi layanan dalam dua bulan. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam menghapus kesenjangan digital antara wilayah kota dan desa.

Baca Juga  BAPPERIDA Kalteng Perkuat Kolaborasi Daerah Lewat Sosialisasi Ranwal RKPD 2027

“Ini merupakan komitmen kami agar tak ada lagi daerah tertinggal dalam hal akses informasi,” kata Plt. Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, saat jumpa pers, Sabtu (17/05/2025).

Menurutnya, infrastruktur digital yang merata dapat mendorong percepatan pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses yang lebih luas terhadap teknologi.

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Perizinan Usaha Diperketat untuk Menekan Risiko Banjir

Tak hanya untuk kebutuhan komunikasi, internet gratis di desa juga akan menjadi pintu masuk bagi peningkatan ekonomi berbasis digital, kegiatan belajar daring, serta pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau.

“Kita ingin warga desa bisa belajar, berjualan, bahkan mengakses layanan kesehatan cukup lewat ponsel mereka,” tutur Rangga menjelaskan manfaat layanan tersebut.

Baca Juga  Tolak Pilkada Lewat DPRD, Bambang Irawan Ingatkan Pentingnya Menjaga Hak Pilih Rakyat

Dukungan juga datang dari insan media yang menghadiri pertemuan di Mahardika Coffee and Eatery. Forum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan informasi antara pemerintah dan jurnalis lokal.

Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat pedesaan dalam mengejar kemajuan digital, “tandas Rangga. (Red/Adv)