HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Palangka Raya Perkuat Akses dan Mutu Pendidikan lewat Pembangunan Sekolah

232
×

Palangka Raya Perkuat Akses dan Mutu Pendidikan lewat Pembangunan Sekolah

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini.

PALANGKARAYA – Upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam membenahi sektor pendidikan terus berjalan. Salah satunya diwujudkan melalui pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), pembangunan ruang kelas baru (RKB), dan rehabilitasi gedung serta ruang kelas di SD dan SMP.

Hal ini ditegaskan Wali Kota Palangka Raya melalui Wakil Wali Kota, Achmad Zaini, dalam acara Halal Bihalal Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD “Isen Mulang” di Taman Wisata Petik Buah Larosa, Palangka Raya, Senin (28/4/2025).

Baca Juga  Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pendidikan Untuk Siswa SMA/SMK/SKH

“Peningkatan fasilitas pendidikan harus diiringi dengan pembenahan sistem pembelajaran. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Palangka Raya juga terus mendorong Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di seluruh satuan pendidikan. Kurikulum ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif, produktif, serta berpusat pada potensi dan kebutuhan siswa,” ucap Zaini.

Baca Juga  Gubernur Agustiar Sabran Pastikan Akses Pendidikan Bagi Generasi Kalteng

Ia menyebutkan, di era digital yang serba cepat, dunia pendidikan tidak hanya dituntut untuk menyediakan fasilitas, tetapi juga menciptakan ekosistem pembelajaran yang responsif terhadap perubahan zaman.

Menurut Zaini, sinergi antara kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat adalah elemen penting dalam mendorong terciptanya pendidikan yang berkarakter dan berwawasan masa depan.

Achmad Zaini juga mengungkapkan bahwa prioritas pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi landasan untuk memperkuat pondasi lahirnya sumber daya manusia unggul.

Baca Juga  Dishub Kalteng Siapkan Armada Bus Layani Mudik Gratis Masyarakat

Disamping itu, Pemerintah Kota Palangka Raya terus mengembangkan kapasitas tenaga pendidik melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan profesionalisme.

“Semua ini kita lakukan demi menciptakan sistem pendidikan yang mampu mempersiapkan anak-anak kita menghadapi tantangan global,” tandas Zaini. (Red/Adv)