HEADLINEPEMKAB BARITO SELATAN

Listrik Masuk Desa, Khristianto: Ini Bukti Pembangunan Tak Lagi Sekadar Janji

198
×

Listrik Masuk Desa, Khristianto: Ini Bukti Pembangunan Tak Lagi Sekadar Janji

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha saat meresmikan penyalaan listrik di 12 desa.

BUNTOK – Wajah-wajah haru dan antusias terlihat di tengah masyarakat saat Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha meresmikan penyalaan listrik di 12 desa. Momen ini menjadi titik terang harapan akan pemerataan pembangunan di pelosok daerah.

Penyalaan ini merupakan program kolaboratif antara Pemerintah Daerah Barito Selatan dan PT PLN (Persero) yang menyasar tiga kecamatan, yakni Dusun Utara, Dusun Selatan, dan Karau Kuala.

Baca Juga  Anggaran Disesuaikan, Pemprov Kalteng Perkuat Skema Sekolah Gratis Melalui Kartu Huma Betang

“Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada PT PLN (Persero) atas komitmen luar biasanya dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di Barito Selatan,” ucap Khristianto dalam pidatonya.

Menurutnya, dengan masuknya listrik, roda kehidupan masyarakat desa akan jauh lebih bergeliat, tidak hanya dalam aspek domestik, tetapi juga dalam aktivitas produktif.

Baca Juga  Satgas Saber Pangan Kalteng Intensifkan Pengawasan Harga dan Mutu Jelang HBKN

Sebanyak 12 desa yang kini menikmati aliran listrik adalah Danau Bambure, Hingan, Maruga, Hulu Tampang, Panarukan, Majundre, Bintang Kurung, Teluk Sampudau, Malitin, Janggi, Teluk Mampun, dan Madara.

“Dengan hadirnya listrik, masyarakat kini dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Ini bukan hanya soal terang, tapi soal kemajuan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan aktivitas sosial sehari-hari,” katanya lagi.

Baca Juga  DPRD Kalteng Tekankan Pengawasan Ketat Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadan 2026

Khristianto menekankan bahwa kehadiran listrik akan menjadi pondasi awal bagi pembangunan berbasis potensi desa, yang selama ini terhambat oleh keterbatasan infrastruktur energi.

“Ini adalah langkah penting menuju pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” tandas Khristianto. (Red/Adv)