DPRD PALANGKA RAYAHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Rumah Belajar Digital dan Inovasi Guru Tuai Pujian

220
×

Rumah Belajar Digital dan Inovasi Guru Tuai Pujian

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Wakil Ketua II Komisi III DPRD Palangka Raya, Sri Ani Rintuh

PALANGKARAYA – Transformasi pendidikan di Palangka Raya terus mendapat sorotan positif. Kali ini, apresiasi datang dari Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, terhadap dua program unggulan yang disebut mampu meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.

Dua program tersebut adalah “Satu Sekolah Satu Inovasi” dan “Rumah Belajar Digital Palangka Raya” yang telah berhasil diterapkan di berbagai sekolah, baik di pusat kota maupun kawasan pinggiran.

Baca Juga  Pengawas Diminta Perkuat Peran Strategis, Disdik Kalteng Tekankan Mutu di Tengah Penurunan Anggaran

“Program ‘Satu Sekolah Satu Inovasi’ telah menjadi wadah bagi para guru untuk berkreasi dalam mengembangkan metode pembelajaran yang menarik dan adaptif. Sementara itu, ‘Rumah Belajar Digital Palangka Raya’ memberi kemudahan akses belajar berbasis teknologi,” ujarnya, Senin (14/07/2025).

Menurut Sri Ani, inovasi pendidikan harus dilihat sebagai kebutuhan, bukan sekadar pelengkap. Kedua program ini dinilai menjawab tantangan zaman secara konkret.

Baca Juga  Melalui Retret Nasional, PWI Memperkuat Wartawan Berwawasan Kebangsaan

Ia mengungkapkan bahwa guru yang diberi kebebasan berinovasi cenderung lebih kreatif dalam menyampaikan materi pelajaran, sehingga siswa pun lebih antusias mengikuti proses belajar.

Keberadaan platform digital belajar juga memungkinkan anak-anak di wilayah terpencil tetap mendapatkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas.

Sri Ani juga menyebut bahwa kolaborasi antara teknologi dan semangat guru adalah kunci utama dalam mewujudkan pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan masa depan.

Baca Juga  Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara Menyatakan Pengunduran Diri Dari Jabatannya

Ia berharap agar dukungan anggaran dan kebijakan terhadap program-program serupa terus diperkuat demi memperluas jangkauan dan dampaknya.

“Dengan sinergi semua pihak, kita bisa menciptakan pendidikan yang adil dan adaptif di seluruh penjuru Palangka Raya,” tandas Sri. (Red/Adv)