AKADEMIKAHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pengakuan Nasional Tegaskan Peran Strategis Perguruan Tinggi Daerah

172
×

Pengakuan Nasional Tegaskan Peran Strategis Perguruan Tinggi Daerah

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Rektor Universitas Palangka Raya Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU

PALANGKA RAYA – Diraihnya penghargaan Top 100 Alumni Prominen oleh Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU dalam HA IPB Award 2025 menjadi bukti pengakuan nasional terhadap peran strategis akademisi daerah. Penghargaan ini menegaskan kontribusi perguruan tinggi luar Pulau Jawa dalam pembangunan nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) pada rangkaian Pesta Rakyat Alumni IPB Pulang Kampung (PRA IPK) di Graha Widya Wisuda IPB Bogor, yang dihadiri berbagai tokoh nasional dan pimpinan perguruan tinggi, Kamis (18/1/2025).

Rektor UPR Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU menyatakan bahwa apresiasi ini memiliki makna yang luas, bukan semata pencapaian personal, melainkan representasi kontribusi perguruan tinggi daerah.

Baca Juga  Pemko Palangka Raya Raih Predikat BB SAKIP 2025, DPMPTSP Sabet Penghargaan WBK

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa kontribusi akademisi daerah memiliki posisi yang setara dan diakui dalam pembangunan nasional,” ujarnya, Kamis (18/1/2025).

Ia menilai pengakuan tersebut menjadi dorongan moral bagi perguruan tinggi luar Pulau Jawa untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing di tingkat nasional.

“Perguruan tinggi di luar Pulau Jawa memiliki potensi besar untuk berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan karakter dan kebutuhan wilayahnya,” katanya.

Baca Juga  DPRD Kalteng Dorong Raperda Penanaman Modal Berpihak pada Daerah, Pemprov Siap Sinkronkan dengan Regulasi Nasional

Menurut Prof. Salampak, keterbatasan geografis tidak seharusnya menjadi penghalang bagi perguruan tinggi daerah untuk berkontribusi secara signifikan. Justru, kedekatan dengan persoalan lokal menjadi keunggulan tersendiri.

Universitas Palangka Raya, lanjutnya, secara konsisten mengembangkan tridarma perguruan tinggi dengan pendekatan kontekstual, khususnya melalui riset berbasis sumber daya alam, sosial, dan budaya Kalimantan Tengah.

“Perguruan tinggi daerah memiliki keunggulan komparatif karena berada langsung di tengah masyarakat dan lingkungan yang menjadi objek kajian,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa riset dan pengabdian yang kontekstual mampu menghasilkan solusi yang aplikatif dan berdampak langsung bagi pembangunan daerah.

“Hal ini memungkinkan riset dan pengabdian yang dihasilkan lebih relevan, aplikatif, dan berdampak langsung bagi pembangunan daerah,” imbuhnya.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Dukung Bakti Karya PDKB PLN 2026, Perkuat Keandalan Listrik Tanpa Pemadaman

Penghargaan ini juga menjadi pemacu bagi sivitas akademika UPR untuk memperkuat tata kelola, kualitas sumber daya manusia, dan kolaborasi lintas sektor.

Ia menegaskan bahwa pembangunan nasional membutuhkan keberagaman perspektif dari seluruh wilayah Indonesia.

“Pengakuan nasional ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus membuktikan bahwa perguruan tinggi daerah mampu menjadi pusat keunggulan, agen perubahan, dan mitra strategis dalam membangun Indonesia dari pinggiran,” tandas Salampak. (Red/Adv)