HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Sinkronisasi Data Statistik Jadi Langkah Strategis Perkuat Basis Informasi Kota

162
×

Sinkronisasi Data Statistik Jadi Langkah Strategis Perkuat Basis Informasi Kota

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Upaya memperkuat keakuratan data sektoral terus dilakukan Pemerintah Kota Palangka Raya. Salah satunya melalui kegiatan Sinkronisasi Data Statistik yang digelar Diskominfo Kota Palangka Raya bersama BPS Kota Palangka Raya di Aula Peteng Karuhei II, Senin (17/2/2025) kemarin.

Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari permintaan pengumpulan data sektoral oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, guna penyusunan Buku Kota Palangka Raya Dalam Angka dan Buku Statistik Kota Palangka Raya.

Baca Juga  Pengawas Diminta Perkuat Peran Strategis, Disdik Kalteng Tekankan Mutu di Tengah Penurunan Anggaran

Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah menegaskan bahwa penyelarasan data antarinstansi merupakan langkah penting dalam mewujudkan informasi statistik yang valid dan andal bagi arah kebijakan pembangunan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk kepentingan pengembangan Kota Palangka Raya,” ucap Saipullah.

Baca Juga  Kalteng Pertahankan Cakupan JKN di Atas 100 Persen, Sabet UHC Award 2026 Kategori Madya

Ia mengajak seluruh operator data dari perangkat daerah untuk memastikan kesesuaian data, serta melakukan verifikasi jika masih terdapat ketidaksesuaian dalam laporan sektoral masing-masing.

Saipullah menyampaikan apresiasi kepada para pejabat dan instansi yang sudah menunjukkan komitmen dalam proses sinkronisasi dengan mengirimkan data sesuai jadwal.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya karena respons Bapak/Ibu sekalian memungkinkan kegiatan hari ini dapat dilaksanakan,” ungkapnya.

Baca Juga  Raih UHC Award 2026, Pemprov Kalteng Dinilai Konsisten Tingkatkan Layanan Kesehatan

Kepala BPS Kota Palangka Raya, Amos Adam Residul menambahkan bahwa kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat kontribusi statistik sektoral terhadap sistem statistik nasional dan mendorong keterlibatan publik dalam penguatan data pembangunan, tandas Amos. (Red/Adv)