HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Pemko Palangka Raya Bangun Sistem Kinerja ASN yang Terstruktur

164
×

Pemko Palangka Raya Bangun Sistem Kinerja ASN yang Terstruktur

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Suasana pembukaan kegiatan pendampingan penjenjangan kinerja di Ballroom Luwansa Hotel Palangka Raya

PALANGKARAYA – Dalam rangka meningkatkan kualitas birokrasi yang profesional dan akuntabel, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Bappedalitbang menyelenggarakan kegiatan pendampingan penyusunan penjenjangan kinerja perangkat daerah tahun 2025. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain, di Ballroom Luwansa Hotel, Jumat (10/1/2025) kemarin.

“Kita harus memastikan bahwa setiap aparatur memiliki peran dan kontribusi yang jelas dan terukur bagi pencapaian tujuan pembangunan nasional,” tegas Akhmad Husain dalam sambutannya.

Baca Juga  Kunjungan Yovie Widianto ke Kalteng, Dorong Akselerasi Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal

Ia menjelaskan bahwa penjenjangan kinerja merupakan instrumen penting dalam menentukan keberhasilan tugas-tugas pemerintahan yang sesuai dengan peran dan fungsi setiap ASN.

“Kontribusi yang dimaksud harus disesuaikan dengan tingkatan tanggung jawab dan kewenangan yang diberikan kepada masing-masing aparatur,” ujarnya.

Baca Juga  Jelang Pensiun Plt Sekda, DPRD Kalteng Ingatkan Pentingnya Percepatan Penetapan Pejabat Definitif

Akhmad menyampaikan bahwa pemetaan kinerja menjadi langkah awal dalam membangun kultur kerja yang kompeten dan berorientasi pada hasil.

Ia mengimbau agar para kepala perangkat daerah, camat, dan seluruh jajaran Pemko Palangka Raya mengikuti kegiatan tersebut secara serius dan penuh tanggung jawab.

“Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bappedalitbang ini sangat prinsip dan penting untuk masing-masing individu, agar dapat memahami kinerjanya masing-masing sebagai aparatur,” katanya.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Dukung Bakti Karya PDKB PLN 2026, Perkuat Keandalan Listrik Tanpa Pemadaman

Melalui kegiatan ini, ia berharap lahir sistem kinerja yang lebih adaptif terhadap tantangan pembangunan ke depan, serta menjadikan ASN lebih siap dalam melayani masyarakat.

“Kinerja kita harus mencerminkan integritas dan profesionalitas, bukan sekadar rutinitas administratif,” tandas Akhmad. (Red/Adv)